Obat generik seringkali ditemukan lebih murah daripada obat merk meskipun memiliki efikasi yang sama, membantu sistem kesehatan AS untuk menghemat USD 1,68 triliun dari 2005 hingga 2014. Meskipun demikian, menurut Generic Pharmaceutical Association (GPhA), bisa banyak hal yang bisa dilakukan untuk menghemat biaya obat.

Salah satu caranya adalah dengan memperhatikan desain obat generik. Banyak dari faktor desain obat yang memengaruhi efikasi obat; formulasi bisa memengaruhi pola pelepasan, yang juga memainkan peran untuk mencapai tujuan terapi yang diinginkan; wujud obat bisa memengaruhi mekanisme aksi obat; ukuran dan bentuk obat bisa memengaruhi kepatuhan pasien dan keamanan ketika mengonsumsi obat.

Meskipun demikian, penelitian yang dilakukan beberapa tahun terakhir, menyarankan efikasi obat generik agar bisa dioptimalkan dengan mempersiapkan obat yang serupa secara estetik dibandingkan obat merk lainnya. Warna, khususnya, merupakan hal penting agar pasien mau menerima dan patuh.

Warna pil bisa menghasilkan efek placebo

Warna pil ditemukan bisa memengaruhi persepsi seseorang terhadap efikasi, yang bisa meningkatkan efek placebo dengan meningkatkan atau bekerja di luar tujuan obat. Secara umum, kerja obat didapati akan lebih baik jika warnanya sesuai dengan outcome yang ingin dicapai.

Dalam penelitian terbesar yang dilakukan pada lebih dari 10.000 pasien rawat inap akibat serangan jantung antara 2006 dan 2011, peneliti dari Rumah Sakit Brigham dan Wanita di Boston menemukan bahwa ketika pasien menerima obat berbeda saat menebus kembali obat, akan ada efek signifikan. Pasien akan berhentu mengonsumsi obat atau tidak mau menebus kembali obat di kemudian hari - 34% karena perubahan warna pil dan 66% karena perubahan bentuk.

Pada penelitian lain yang dilakukan pada hampir 100 pasien epilepsi, ditemukan bahwa pasien memiliki preferensi tertentu untuk warna pil dibandingkan warna lainnya - warna putih dan kuning lebih disukai daripada warna abu-abu, karamel, dan merah maroon.

Warna seperti biru dan hijau banyak dihubungkan dengan efek sedatif dan anti-gelisah, warna terang seperti merah dan jingga merupakan warna yang cocok untuk stimulan, pil antidepresan berwarna kuning ditemukan merupakan pil yang paling efektif, dan warna putih paling cocok digunakan untuk meredakan nyeri.

Semakin cerah warnanya atau semakin serupa warna obat dengan obat merk, efek obat ditemukan akan lebih kuat. Efek warna kulit juga sangat bervariasi tergantung budaya - bagi pria Italia, warna biru tampak lebih menstimulasi bukan untuk sedasi, kemungkinan kondisi ini terjadi karena warna tim sepakbola nasional di Italia.

Konsistensi estetika menyebabkan semakin tingginya kepatuhan pasien

Konsistensi warna dan bentuk pil juga membantu pasien untuk mengenal obat, menghindari tercampurnya obat saat produksi, penyimpanan dan peracikan. Wujud obat juga seringkali menjadi salah satu cara pasien bisa mengenali obat mereka, sehingga bisa berguna untuk menghindari terlalu banyak atau sedikitnya konsumsi obat tertentu.

Kurangnya konsistensi estetika - khususnya pada obat generik - bisa juga memengaruhi pasien yang memiliki keterbatasan (visual, mental atau lainnya) dan berisiko tidak bisa membedakan obat yang satu dengan yang lain. Bukan hanya pada lansia, yang seringkali banyak mengonsumsi obat, tetapi juga pada pasien dengan komplikasi medis lain seperti degenerasi makular atau demensia. Bentuk obat resep yang tidak biasa membuat pasien ragu-ragu akan obat, yang kemudian bisa menurunkan kepatuhan pasien.

"Dengan adanya preferensi warna menurut penelitian kami, kemungkinan warna pil sangat berpotensi untuk memengaruhi kepatuhan pasien untuk mengonsumsi obat di rumah, begitu juga dengan kepatuhan subjek dalam penelitian klinis, dan membutuhkan perhatian dan penelitian lebih lanjut - khususnya untuk preferensi spesifik untuk populasi pasien tertentu," kata Dr Tricia Ting, MD, profesor asosiasi di Departemen Neurologi di Fakultas Kedokteran Universitas Maryland, yang memimpin penelitian epilepsi. MIMS

Bacaan lain:
Menghadapi krisis penggunaan obat
Apa itu tanggal kedaluwarsa obat?
Mengapa apoteker perlu berhenti memberikan gelas dan sendok ukur
4 sumber informasi obat dan farmakologi yang wajib dimiliki


Sumber:
https://www.hunterlab.com/blog/color-pharmaceuticals/measuring-color-generic-drugs-enhance-patient-adherence-public-safety/
http://www.theatlantic.com/health/archive/2014/10/the-power-of-drug-color/381156/
http://drugtopics.modernmedicine.com/drug-topics/news/generic-drugs-how-keep-those-cost-savings-coming
http://www.fda.gov/Drugs/ResourcesForYou/Consumers/BuyingUsingMedicineSafely/UnderstandingGenericDrugs/ucm167991.htm
http://www.medscape.com/viewarticle/862788