Berbagai jenis tren diet sudah banyak bermunculan sepanjang sejarah kehidupan, tetapi apakah ada diet yang efektif? 

Manusia menyadari bahwa makanan yang mereka makan mempengaruhi berat badan dan kondisi fisik sejak awal sejarah ilmu kesehatan. Kebiasaan pola makan dipengaruhi oleh berbagai faktor, antara lain status ekonomi, aksesibilitas terhadap berbagai jenis makanan, lokasi geografis dan budaya. Seiring dengan perjalanan waktu, masyarakat berusaha mengubah pola makan mereka untuk menurunkan berat badan. 

Piramida makanan yang kita ketahui sekarang ini tentunya tidak mengurangi rasa keingintahuan banyak orang, yang terus bereksperimen dengan berbagai diet. Berikut ini adalah beberapa tren diet unik yang pernah ada dalam sejarah kehidupan. 

Diet cairan di abad pertengahan

Salah satu metode diet paling awal yang tercatat dalam dokumentasi sejarah dipraktekkan oleh William the Conqueror, yang lahir pada tahun 1028 M. Mendekati akhir kehidupannya, William mengalami kenaikan berat badan yang cukup banyak sehingga dia tidak dapat melakukan kegiatan favoritnya yaitu menunggang kuda. William kemudian melakukan diet cair yang hampir seluruhnya terdiri dari minuman anggur, dan tidak lama kemudian ia berhasil menurunkan berat badannya. 

Namun sayangnya, pola makan yang terdiri dari hanya mengkonsumsi alkohol dan makanan padat dalam jumlah minimal tidak direkomendasikan dalam dunia modern sekarang ini sebab konsumsi alkohol berlebihan membuat hati bekerja terlalu keras dan akhirnya dapat menyebabkan sirosis, penyakit jantung, kanker, dan bahkan depresi. 

William the Conqueror, first Norman king of England practised the revolutionary alcohol diet. Photo credit: GL Archive/Alamy Stock Photo/Britain Magazine
William the Conqueror, first Norman king of England practised the revolutionary alcohol diet. Photo credit: GL Archive/Alamy Stock Photo/Britain Magazine

Diet dengan mengunyah

Metode diet ini pertama kali dikembangkan oleh Horace Fletcher pada tahun 1903. Fletcher mengaku bahwa ia berhasil menurunkan berat badan lebih dari 18 kg dengan melakukan diet ini. Ia menyebutkan bahwa makanan perlu dikunyah sebanyak 32-80 kali hingga makanan berubah bentuk menjadi cair. Jika masih tersisa potongan makanan yang berbentuk padat, maka makanan tersebut harus dimuntahkan kembali dengan tujuan untuk meminimalkan jumlah makanan yang dikonsumsi. 

Diet ini akhirnya tidak lagi dipraktekkan karena menyebabkan pembuangan makanan berlebihan dan menghitung jumlah kunyahan saat sedang makan terasa membosankan. Selain itu, pola diet ini juga berbahaya karena dapat menyebabkan malnutrisi.

Diet jeruk bali

Grapefruit diet from the 1930s.

Grapefruit diet from the 1930s.
 

Diet ini pertama kali muncul pada tahun 1930-an. Dalam pola diet ini, disarankan untuk selalu memakan buah jeruk bali sebanyak setengah buah sebelum makan karena buah ini dapat meningkatkan kemampuan tubuh untuk membakar lemak. Selain itu, jeruk bali juga dipercaya dapat menurunkan nafsu makan sehingga dapat membantu mengurangi porsi makan. Namun sayangnya tidak ada bukti ilmiah yang mendukung pernyataan tersebut walaupun diet ini mulai dipraktekkan kembali di kalangan aktris Hollywood.

Diet sup kubis

Sekitar tahun 1950-an, diet rendah kalori yang disebut diet sup kubis mulai menarik perhatian. Diet ini menyarankan untuk makan sup kubis sebanyak-banyaknya selama 7 hari disertai dengan buah dan sayuran. Diet ini tidak dapat dilakukan dalam durasi waktu lama sehingga banyak orang mendapati berat badan mereka sudah kembali lagi seperti semula setelah berhenti melakukan diet ini.

Diet paleo

Paleo diet focuses on high consumption of fats and low consumption of carbohydrates.
Paleo diet focuses on high consumption of fats and low consumption of carbohydrates.

Ide diet paleo pada dasarnya adalah pola makan seperti manusia gua, yaitu tidak mengkonsumsi makanan apapun yang sudah diproses. Diet ini menyarankan untuk konsumsi lemak dan protein segar dalam jumlah tinggi, buah dan sayuran dalam jumlah sedang, serta konsumsi karbohidrat dalam jumlah sedang hingga rendah.  Makanan seperti pizza, sosis, makanan kaleng, kentang, gula pasir, biskuit, gandum utuh dan kacang-kacangan sangat tidak disarankan. Tidak seperti pola diet lainnya, diet paleo ternyata menunjukkan dampak positif terhadap kesehatan.

Diet ketogenik

Diet ketogenik adalah tren diet modern yang dapat bekerja baik dengan siapapun yang melakukannya. Diet ini menyarankan untuk konsumsi lemak baik seperti kacang-kacangan, biji-bijian, minyak ikan dan minyak zaitun, sambil mengurangi jumlah karbohidrat dari menu makanan sehari-hari. Dampak dari diet ini adalah pembakaran lemak tubuh lebih banyak dibandingkan pembakaran karbohidrat, sehingga akan terjadi penurunan berat badan tanpa mengurangi jumlah nutrisi.

The ketogenic diet (often known as keto) is a very low-carb, high-fat diet that shares many similarities with the Atkins and low-carb diets. Photo credit: Healthline
The ketogenic diet (often known as keto) is a very low-carb, high-fat diet that shares many similarities with the Atkins and low-carb diets. Photo credit: Healthline


Walaupun sudah banyak jenis diet yang muncul dan hilang, tidak ada cara yang lebih baik untuk menurunkan berat badan selain mempertahankan pola makan seimbang dan olahraga teratur. Ini merupakan cara yang baik untuk mempertahankan berat badan dalam jangka panjang dibandingkan dengan hanya bergantung pada pola diet jangka pendek. MIMS

Bacaan lain:
Makanan adalah obat: Apakah nutrisi saja cukup untuk menyembuhkan penyakit?
Dongeng pola makanan dan terapi obat di balik gigi kaum Neanderthal
Fenomena di dunia: Pola makan yang buruk menyebabkan kematian, sebut penelitian di dunia

Sumber:
https://theconversation.com/the-long-strange-history-of-dieting-fads-82294
http://www.telegraph.co.uk/foodanddrink/10563419/The-10-weirdest-fad-diets-in-history.html?frame=2762877
https://www.healthline.com/nutrition/8-fad-diets-that-work
https://www.healthline.com/nutrition/paleo-diet-for-weight-loss
https://www.dietsinreview.com/diets/the-chewing-diet/ 
http://www.weightlossforall.com/fletcherizing-the-chewing-diet.htm
http://abcnews.go.com/Entertainment/WolfFiles/story?id=1537630 
https://reportshealthcare.com/cabbage-soup-diet/