5 oknum “dokter palsu”

20170112070000, Jenny Maganran Goh
Some individuals go as far as to forge a degree in order to practice medicine.
Some individuals go as far as to forge a degree in order to practice medicine.
Jika Anda berpikir bahwa karakter penipu yang diperankan oleh Leonardo DiCaprio dalam film Catch Me If You Can terlalu mengada-ada, coba pikirkan kembali. Berikut lima orang yang berhasil menyamar sebagai dokter di dunia nyata.

1. William Hamman

William Hamman adalah seorang pilot untuk United Airlines, namun ia meninggalkan pekerjaan tersebut dan mulai mengambil peran sebagai seorang dokter spesialis kardiologi sukses dengan 15 tahun pengalaman yang juga hadir dan memberikan pidato pada konvensi medis, serta pembinaan dokter mengenai keselamatan pasien.

Aksi penipuan berakhir ketika ia mencoba mendaftarkan diri untuk menerima tunjangan. Panitia memeriksa identitasnya dan mengungkapkan bahwa ia bukanlah seorang dokter, namun ia pernah putus sekolah kedokteran. Untungnya, tidak ada laporan kondisi fatal pada pasiennya. 

Hamman mendapatkan hukuman dari United Airlines, tapi menariknya, American Medical Association tetap mengizinkan Hamman menjadi pembicara dalam sebuah seminar, namun bukan sebagai seorang “Dokter”, melainkan sebagai seorang “Kapten”.  

2. Gerald Barnbaum

Surat ijin praktek Gerald Barnbaum sebagai apoteker dicabut akibat penipuan yang dilakukannya dengan menyamar sebagai Gerald Barnes, seorang ahli bedah ortopedi dan bekerja sebagai dokter di Pacific Southwest Medical Group, California.

Aksi penipuan yang dilakukannya ini tidak diketahui publik selama lebih dari satu tahun hingga terjadi kasus kematian pasien berusia 29 tahun, John Alfred Mckenzie, yang pernah melakukan konsultasi dengan Barnbaum namun meninggal diduga karena komplikasi diabetes.

Barnbaum dipenjara selama 18 bulan atas tuduhan pembunuhan berencana, dan ditangkap dua kali lagi setelah dibebaskan karena pencurian identitas dan melakukan praktek medis tanpa ijin.

Setelah dibebaskan, ia melanjutkan penyamarannya, namun ia  tertangkap dan dijatuhi hukuman 10 tahun penjara atas tuduhan penipuan, yang akan berakhir di tahun 2018.  

3. Mo Man-yip

Pada tahun 2015, seorang agen investasi keuangan berusia 24 tahun ‘mengenakan’ jas putih dan meminta untuk dapat memeriksa pasien di United Christian Hospital, Hong Kong.

Menyadari keanehan pada pria asing ini, manajer bangsal rumah sakit menolak permintaan Mo, namun satu jam kemudian Mo mulai melakukan pemeriksaan medis pada pasien. Karena hal ini tim keamanan rumah sakit pun disiagakan, namun dua hari kemudian, penipu yang gigih ini kembali mendatangi rumah sakit.

Kali ini, rumah sakit telah melapor kepada polisi dan Mo segera ditangkap.

"Pada pemeriksaan, terdakwa mengakui bahwa telah melakukan pelanggaran dan mengklaim bahwa ia telah mengambil kursus medis di Australia, namun dia gagal," kata Hakim Ronald Cheung.

"Ia sangat mengagumi karya para dokter, sehingga memutuskan untuk menyamar menjadi dokter."  

4. Balaji Varatharaju

Dalam waktu sembilan bulan, seorang pria berusia 29 tahun yang merupakan mahasiswa dropout dari Adelaide University menyamar menggunakan gelar palsu sebagai dokter junior dan mengobati hampir 400 pasien di Rumah Sakit Alice Springs.

Pria tersebut mulai diselidiki oleh konsil kedokteran setelah para dokter senior angkat bicara atas pengetahuan dan keterampilan klinis yang tidak memadai. Setelah diselidiki didapatkan informasi bahwa ia adalah seorang mahasiswa yang telah dikeluarkan dari sekolah kedokteran karena tertangkap melakukan tindakan tidak jujur/pemalsuan.

Menurut Hakim Blokland, pria Singapura itu berasal dari keluarga berprestasi tinggi, namun ia merasa kewalahan dan menderita depresi dan gangguan psikis bipolar.

"Motivasinya melakukan penipuan tersebut hanyalah semata untuk membantu orang-orang yang membutuhkan, bukan menyakitinya," kata Hakim Blokland.

"Altruisme tersebut butuh dimaklumi."

Ia dijatuhi hukuman dua tahun penjara akibat tindak penipuan yang dilakukannya.  

5. Ernest Addo

Ernest Addo bekerja sebagai dokter di Agape Senior Primary Care dan dalam kurun waktu enam bulan, telah memeriksa lebih dari 500 pasien rumah jompo di Georgia dan Carolina Selatan.

Suatu hari, pada bulan Agustus 2012, Addo menerima telepon dari istri seorang teman mengenai tagihan kartu kredit, dan dipaksa untuk mengaku bahwa ia telah menggunakan identitas suaminya untuk melakukan berpraktek sebagai dokter.

Selama enam bulan "praktek klinis" yang dilakukannya, tak ada satupun keluhan pasien yang muncul. Addo mampu melakukan praktek kedokteran tanpa menimbulkan kecurigaan karena ia telah menamatkan sekolah kedokterannya di Belize, meskipun pihak berwenang belum bisa memastikan apakah ia telah memiliki sertifikasi resmi dari konsil kedokteran atau tidak.

Dia mengaku bersalah atas pencurian identitas untuk melakukan praktek kedokteran “palsu”, dan dijatuhi hukuman dua tahun penjara. MIMS

Bacaan lain:
6 operasi plastik pertama di dunia
Siapa yang terjebak: Jurnal saintifik atau pembacanya?
Apakah dokter tidak bisa hidup seimbang?
Sirkumsisi berakhir dengan amputasi penis pada anak berusia 9 tahun
Tips membuat merk untuk praktek medis Anda