Dokter melaporkan keberhasilan terapi sel dan gen baru untuk multiple myeloma. Meskipun demikian, penelitian ini dilakukan pada sejumlah kecil subjek uji - 35 orang - dan meskipun masih awal, semua pasien memberikan respon dan semua, kecuali dua pasien, berhasil memasuki tingkat remisi dalam dua bulan.

Pemeriksaan kembali penelitian kedua dari hampir 24 pasien menunjukkan bahwa semua pasien memberikan respon.

Hasil penelitian ditunjukkan dalam konferensi Onkologi Klinis Asosiasi Amerika di Chicago dan ahli mengatakan ini merupakan terapi pertama untuk multiple myelona dan sangat langka untuk terapi kanker untuk menunjukkan keberhasilan.

Kemoterapi membantu 10 hingga 30% pasien; obat sistem imun hanya memberi efek pada 35 hingga 40% pasien; dan obat tertarget gen memberikan respon pada 70 hingga 80% pasien, "tetapi Anda tidak mungkin bisa mendapatkan nilai 100," kata Dr. Len Lichtenfeld, kepala petugas medis dari Ikatan Kanker Amerika.

"Ini merupakan hasil yang luar biasa," tetapi waktu akan menunjukkan apakah respon obat benar-benar sangat baik, tambahnya.

Terapi CAR-T pertama untuk multiple myeloma

Terapi, disebut Terapi CAR-T, menyaring darah pasien untuk memisahkan sel T sebelum kemudian diubah untuk menargetkan pada sel kanker. Sel T termodifikasi kemudian dikembalikan ke tubuh pasien melalui intravena.

Percobaan sebelumnya memberikan hasil menjanjikan untuk mengobati beberapa jenis leukemia dan limfoma, tetapi ini pertama kali dicoba pada multiple myeloma.

Penelitian oleh perusahaan Cina Nanjing Legend Biotech dilakukan bersama dengan dokter di Universitas Xi'an Jiaotong, dan menemukan 19 dari 35 pasien yang menyelesaikan terapi untuk memutuskan apakah mereka sudah mencapai remisi total - dan 14 pasien berhasil mencapainya. Lima pasien mengalami setidaknya setengah remisi, dengan menghilangnya kanker. Pada beberapa pasien, tidak ada tanda penyakit selama lebih dari satu tahun terapi.

Seperti terapi CAR-T lain, kebanyakan pasien memiliki efek samping seperti demam, tekanan darah rendah dan masalah pernapasan. Hanya dua kasus parah dan semua pasien bisa diobati dan kondisi parahnya hanya sementara, kata dokter.

Percobaan kedua dilakukan oleh Bluebird Bio dan Celgene di Amerika Serikat, menggunakan terapi sel yang dikembangkan oleh Institut Kanker Nasional. Percobaan ini menguji empat tingkat dosis berbeda dari sejumlah total 21 pasien.

Delapan belas pasien sudah cukup lama mengikuti prosedur terapi untuk mengetahui efektivitasnya dan 15 pasien yang menerima jumlah cukup sel memberikan respon. Empat pasien sudah mencapai remisi penuh sedangkan yang lain membutuhkan waktu lebih dari satu tahun untuk menyelesaikan terapi.

Rencana untuk memberikan harapan kesembuhan dari multiple myeloma

Hasil ini "sangat ajaib" bukan hanya karena banyak yang memberikan respon tetapi efeknya yang sangat baik, kata Dr. Kenneth Anderson dari Institut Kanker Dana-Farber di Boston.

Kami perlu memeriksa seberapa lama sel ini bisa bertahan" dan mengontrol kanker, katanya.

Legend Biotech berencana untuk mempelajari lebih lanjut 100 orang di Cina dan melakukan penelitian lain di Amerika tahun depan. Meskipun demikian, terapi ini diperkirakan akan dihargai USD200.000 hingga USd300.000 dan "siapa yang akan membayarnya," kata Dr Frank Fan, kepala petugas saintifik dari Legend Biotech.

Tantangan lain dari terapi ini adalah proses produksinya yang sangat mahal karena sangat spesifik untuk satu orang dan tidak bisa diproduksi besar-besaran.

Tetapi dengan terapi sel, Dr Fan mengatakan, "Saya tidak bisa bilang kita bisa menyembuhkannya, tetapi setidaknya ada harapan untuk kesembuhan."

Percobaan terapi Juno kedua menunjukkan hasil positif

Secara terpisah, Juno mengeluarkan data baru di ASCO yang menunjukkan data positif untuk terapi CAR-T keduanya. Tahun lalu, terapi CAR-T sebelumnya, JCAR015, menyebabkan beberapa kematian sebelum akhirnya dihentikan di awal tahun ini.

Meskipun kematian dan neurotoksisitas masih bisa ditemukan dalam sekelompok data, JCAR017 menunjukkan 86% respon dan respon lengkap ditemukan pada 59% - 26 dari 44 pasien.

Juno masih percaya diri dengan efek respon yang baik dan data keselamatan awal pasien.

"Kami juga disemangati oleh data keamanan awal - mayoritas pasien yang diterapi tidak menunjukkan sindrom pelepasan sitokin atau neurotoksisitas, yang mengarahkan ke potensi pemberian ke pasien rawat jalan," kata Sunil Agarwal, kepala penelitian dan pengembangan Juno. MIMS

Bacaan lain:
Apakah kanker muncul karena "nasib buruk"?
Ada kanker dalam fosil berusia 1.700.000 tahun
Generasi milenial dan meningkatnya risiko kanker kolorektal

Sumber:
https://www.sciencedaily.com/releases/2017/06/170605110056.htm
https://endpts.com/moving-on-from-a-trial-disaster-juno-touts-positive-data-for-jcar017/
https://www.statnews.com/2017/06/05/gene-therapy-blood-cancer/