Kepada para mahasiswa,

Selamat datang ke dunia keprofesian, dan selamat kalian sudah memasuki proses praktek kerja profesi apoteker (PKPA). Beberapa bulan ke depan akan membantu menambah pengetahuan dan kemampuan kalian sebelum akhirnya bisa terdaftar resmi sebagai seorang apoteker. Masa-masa itu akan menjadi masa pembentuk sikap, visi dan yang paling penting, kapasitas tanggung jawab kalian di masa depan.

Berikut beberapa saran yang pernah diberikan kepada saya saat saya mulai masa praktek kerja saya beberapa tahun lalu, dan saya harap saran ini bisa berguna untuk kalian dalam menjalani profesi yang mulia ini:

1. Kerja keras agar menjadi mahir

Banyak orang percaya bahwa masa praktek kerja merupakan masa yang "brutal", tidak bisa tidur, lingkungan kerja yang membuat tertekan dan masa tanpa liburan untuk istirahat. Untuk hampir semua apoteker, tahun pertama memasuki dunia keprofesian merupakan tahun yang paling menantang, namun juga tahun yang paling membanggakan. Masa praktek merupakan masa dimana kita bisa banyak belajar mengenai praktek kefarmasian, dan dunia medis secara umum, semuanya dalam periode waktu yang sangat singkat. Meskipun melelahkan fisik dan mental, namun tidak ada cara lain lagi untuk merasakan langsung dunia keprofesian tanpa melalui tanggung jawab ini, ingatlah bahwa semua sikap yang kalian lakukan akan memengaruhi outcome kesehatan dalam kehidupan pasien.

Maka peraturan nomor satu yang harus selalu diingat oleh mahasiswa keprofesian apoteker adalah harus kerja keras. Kerja keraslah untuk menjadi mahir dalam apa yang akan kalian lakukan dalam hidup, dan bekerja lebih keras lagi sehingga bisa menjadi orang yang bisa diandalkan oleh sejawat dan pasien kalian untuk memberikan pelayanan berkualitas. Dalam sektor kesehatan, pengetahuan dan kemampuanlah yang menjadi penentu kualitas dari praktisi kesehatan. Sekecil apapun kesalahan atau kelalaian bisa menciptakan konsekuensi serius.

2. Untuk belajar, bukan untuk mendapatkan

Masa praktek merupakan masa-masa penting untuk apoteker bisa melengkapi diri mereka dengan pengetahuan dan kemampuan. Meskipun demikian, banyak mahasiswa memandangnya dengan tujuan lain. Salah satu sikap yang banyak ditemui pada mahasiswa muda dan ambisius adalah obsesi mereka terhadap uang, dan sikap mereka sangat perhitungan terutama dalam hal jam kerja yang panjang, apa yang disebut "rasio merugikan bayaran-per-jam". Selain itu, kerja lembur di departemen farmasi seringkali tidak dikompensasi dengan gaji tambahan tetapi dengan jumlah "waktu kosong" yang sepadan. Tidak mengejutkan lagi bahwa banyak mahasiswa merasa frustasi dengan sistem yang ada, dan memandangnya sebagai ketidakadilan.

Tidak perlu diragukan lagi, uang memang sangat penting. Uang membuat mimpi menjadi kenyataan, tetapi juga menyingkirkan mimpi. Dengan demikian, jangan pernah berfokus pada uang saat masa praktek. Mahasiswa harus menjaga pandangan mereka ke arah yang benar, sehingga bisa melewati tahun yang menantang ini dan tumbuh menjadi lebih dewasa. Uang akan datang dengan sendirinya jika apoteker memiliki kemampuan yang sesuai.

3. Teruslah mencoba

Banyak mahasiswa kaget akan jumlah laporan dan presentasi yang tampak tidak ada habisnya. Mahasiswa juga terkadang merasa terlalu lelah atau putus asa untuk mencaritahu dunia luar mengenai apa yang sebenarnya dideskripsikan dalam daftar program pelatihan.

Sangat penting untuk selalu mengingat bahwa farmasi bukan profesi yang berdiri sendiri. Namun, sangat berhubungan dengan profesi lain. Mahasiswa disarankan untuk mencaritahu dunia medis di luar profesi mereka, baik dalam sektor farmasi dan juga dalam profesi medis lain.

Beberapa area farmasi yang menarik untuk dipelajari adalah mengenai obat tradisional dan komplementer, penelitian klinis, penelitian farmasetika dasar, farmasi nuklir (jika tersedia) dan penulisan medis. Penulis terkenal dari Inggris, Samuel Johnson, pernah mengatakan, "Rasa ingin tahu merupakan sikap dasar dari intelektual."1

Ingatlah: Cari tahulah dan jangan pernah berhenti.

4. Merasa bangga dan nikmati hidup

Sangat mudah bagi apoteker untuk tenggelam dalam dunia pekerjaan konstan yang membuat stres tetapi jangan pernah lupa untuk memandang masa praktek kalian dari perspektif berbeda. Ini merupakan awal dari karir kalian, dan mungkin bisa menjadi masa yang menguntungkan untuk kalian yang ambisius. Kemungkinan kalian akan melakukan pekerjaan yang sama hingga setengah dari kehidupan kalian.

Stres tidak akan pernah berakhir, tetapi kemampuan untuk menghargai dan menikmati momen menyenangkan dalam hidup bisa membantu kalian menghadapi karir yang menantang di kemudian hari. Yang paling penting, jangan pernah lupa untuk terus merasa bangga berprofesi sebagai seorang apoteker dan menikmati apa yang ada dalam hidup. MIMS

Bacaan lain:
Apoteker, berikut mengapa tren suplemen harus dipertimbangkan
Cara menghadapi pasien yang sulit di tangani di apotek
Penarikan obat: Apa yang perlu diketahui apoteker
3 manfaat meditasi untuk seorang tenaga kesehatan


Sumber:
1. Johnson S. Letters on the Study and Use of Ancient and Modern History. Philadelphia; 1806. 18 p.