Sikap yang baik merupakan hal penting dalam pelayanan pasien dan sangat berpengaruh dalam kesembuhan pasien. Meskipun demikian, pilihan kata tidak hati-hati yang digunakan dokter saat konsultasi, bisa jadi memberikan efek berkembalikan dan membuat pasien merasa tidak sehat.

Kata-kata sederhana seperti 'sakit' dan 'sengatan' bisa membuat pasien merasa sakit atau memperparah gejala yang diungkapkan pasien.

'Nyeri', 'muntah', 'panik' merupakan daftar kata yang tidak boleh disebutkan oleh dokter

Sugesti memiliki pengaruh sangat besar dalam meningkatkan rasa takut pasien. Dengan kata lain, bisa memberikan pengaruh negatif seperti gatal, khawatir, nyeri, muntah dan panik.

Dokter dengan demikian disarankan untuk secara berhati-hati memilih kata yang cocok saat berbicara dengan pasien dan menghindari menggunakan kata-kata negatif, kecuali pasien menggunakannya terlebih dahulu. Dr Allan Cyna dari Rumah Sakit Ibu dan Anak menyarankan agar memberikan informasi langsung mengenai mengapa sesuatu harus dilakukan untuk memperkecil rasa negativitas pasien.

"Contoh klasiknya adalah dengan mengatakan 'tidak ada yang perlu dikhawatirkan'. Jika pasien yang berada dalam kondisi sangat tenang mendengar tidak ada yang perlu dikhawatirkan, mereka akan beranggapan ada yang harus dikhawatirkan," kata Cyna.

Saat menggunakan kata yang salah di waktu yang tidak tepat, misalnya saat sebelum dilakukannya sebuah prosedur atau operasi, hal ini bisa memberikan pengaruh negatif karena dokter menciptakan sugesti - secara tidak langsung - pada diri pasien.

Contoh lain adalah 'apakah Anda ingin mengucapkan selamat tinggal ke anak Anda', dan menurut Cyna, "ini merupakan sugesti yang sangat kuat dan seringkali membuat orangtua menangis."

Kata-kata tidak membantu harus dihindari

Kata-kata yang "salah" dikatakan demikian karena bisa memengaruhi interaksi terapeutik. Penelitian yang dilakukan pada pasien yang diinfus, menemukan bahwa saat dikatakan ada rasa seperti 'sengatan', pasien akan cenderung menyerukan suara rasa nyeri dan menjadi tegang.

Penelitian lain yang dilakukan di AS menunjukkan bahwa mengganti kata-kata 'akan ada sengatan besar' saat menginjeksikan anestesi ke pasien dengan frase 'kami akan mengebalkan kulit' bisa menurunkan skor nyeri secara signifikan.

Percobaan lain menunjukkan bahwa memperingati pasien akan efek samping cenderung membuat pasien mengalami mual, rasa gelisah, sakit kepala dan diare meskipun mereka hanya mengonsumsi pil tidak berbahaya.

"Orang-orang menggunakan kata-kata ini tanpa menyadari bahwa kata-kata tersebut sebenarnya tidak membantu," kata Dr Cyna. "Idenya adalah jangan mengatakannya, cobalah untuk menggunakan cara terapeutik untuk menjelaskannya, bukan dengan cara yang tidak membantu."

Sembuh dengan kata-kata

Dalam catatan lain, mengenai negativitas, positivitas juga bisa dirasakan pasien dan memengaruhi outcome mereka. Penelitian dilakukan dengan membandingkan akupuntur yang dilakukan oleh praktisi sangat positif dan yang dilakukan oleh praktisi netral.

Peneliti mencatat bahwa penerima praktisi sangat positif memiliki kepuasan lebih besar dalam hal peletakan jarum yang benar atau tidak benar dibandingkan dengan penerima praktisi netral dimana jarum diletakkan di posisi yang benar.

Hal ini memberikan hasil serupa dengan efek placebo; kekuatan dari harapan positif, yang tidak sama dengan alternatif kebalikannya, efek nocebo.

Efek nocebo bisa melebihi efek placebo saat terdapat sikap empati dan perhatian selama diagnosis dan menggaris bawahi efek positif saat meresepkan obat, sedangkan efek samping negatif menjadi tidak terlalu mengintimidasi.

"Setiap kata-kata yang keluar memberi pengaruh, setiap tatapan mata memberi pengaruh," kata Ted Kaptchuk dari Universitas Harvard.

"Saya pikir ini bisa menjadi tantangan besar bagi dokter atau perawat. Saya pikir ini bisa menjadi salah satu cara yang membuat mereka menjadi bagian dari terapi - bahwa ada kesadaran yang muncul di awal pelayanan kesehatan." MIMS

Bacaan lain:
Faktor yang menyebabkan bervariasinya rasa nyeri
Bagaimana desain rumah sakit bisa membuat pasien semakin sakit
Inspeksi mendadak di rumah sakit bisa menurunkan angka kematian pasien


Sumber:
http://www.heraldsun.com.au/news/victoria/doctors-warned-words-like-pain-or-vomit-can-affect-patients-symptoms/news-story/05d075b3ba2cc0c3f56cfedc28400117
http://theconversation.com/the-right-words-matter-when-talking-about-pain-50450
http://www.bbc.com/future/story/20150309-the-simple-words-that-make-us-ill
https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pubmed/12449081