Tidak bisa tidur nyenyak? Penelitian menunjukkan bahwa sering "berguling dan berputar" dan membutuhkan waktu 30 menit sebelum tidur bisa menjadi tanda gangguan jantung.

Tim peneliti dari Universitas Hiroshima meneliti hubungan antara status tidur dan risiko serangan jantung, dan menemukan bahwa kondisi demikian seperti membutuhkan waktu lama sebelum tidur (30 menit atau lebih), tidur kurang dari enam jam dan "berguling dan berputar" di kasur meningkatkan risiko serangan jantung hingga dua kalinya.

Tim peneliti memeriksa data statistik dari 13.000 orang, menurut Telegraph.

Mereka yang memiliki kesulitan tidur sepanjang malam memiliki kemungkinan 99% mengalami serangan jantung disebabkan angina parah.

Orang-orang yang membutuhkan lebih dari 30 menit untuk tidur memiliki 52% risiko serangan jantung dan 49% risiko stroke. Selain itu, mereka yang hanya tidur selama enam jam memiliki 24% risiko serangan jantung.

Meskipun demikian, kepala penelitian Dr Nobuo Sasaki mencatat bahwa penelitian hanya memeriksa tren statistik, dan dengan demikian tidak bisa langsung dikatakan apa penyebab hubungan ini.

"Pola tidur yang buruk pada pasien dengan penyakit jantung iskemi mungkin ditandai dengan periode tidur yang lebih pendek dan kejadian bangun sebentar," catatnya. Pola tidur yang buruk pada pasien penderita iskemi jantung mungkin ditandai dengan pendeknya periode tidur dan seringnya bangun," ungkap Dr Sasaki.

Penelitian sebelumnya yang dilakukan oleh Universitas California San Francisco mencatat bahwa mereka yang tidak tidur sepanjang malam akan memiliki 29% risiko mengalami gangguan detak jantung.

Menurut Divisi Pengobatan Tidur di Fakultas Kedokteran Harvard, pola tidur yang buruk bisa emnyebabkan konsekuensi kesehatan jangka panjang. Tidur yang tidak cukup berhubungan dengan penambahan berat badan, diabetes tipe 2, gangguan suasana hati, dan bahwa pola tidur yang buruk juga banyak terjadi pada mereka yang sering minum-minuman beralkohol.

Universitas Hiroshima mempresentasikan hasil penelitian ini di Kongres Kardiologi Eropa di Barcelona. MIMS

Bacaan lain:
Kopi, tidur atau keduanya?
Gangguan tidur pada wanita hamil berhubungan dengan bayi lahir prematur
Aktivitas otak – Bagaimana otak bekerja

Sumber:
http://www.telegraph.co.uk/science/2017/08/29/tossing-turning-night-could-double-risk-heart-attack/
http://healthysleep.med.harvard.edu/healthy/matters/consequences/sleep-and-disease-risk