Laporan penelitian ini lebih banyak menjelaskan fakta dan gambaran; dasar kegagalan dan hasil berdasarkan persepsi penulis dan terkadang, dari sisi seni. Setiap kejadian stroke bisa menghasilkan gelombang naratif dimana kegilaan impulsif dan inspiratif tercampur menjadi cerita kemanusiaan.

Penelitian adalah dasar profesi kesehatan dan dilakukan untuk merayakan kreativitas dan rasa percaya diri peneliti, selain itu, proses penelitian yang berat dan bermanfaat, melelahkan namun berguna, disebut sebagai seni oleh Universitas Swansea, dalam kompetisi seni revolusioner. Dengan mendukung representasi penelitian, universitas berharap bisa menyediakan platform bagi peneliti dari semua disiplin untuk mengomunikasikan hasil pekerjaan mereka dan pengaruhnya dari sisi berbeda – seni.

"Penelitian sebagai suatu Seni merupakan kesempatan bagi peneliti untuk menunjukkan aspek tersembunyi penelitian ke khalayak umum yang mungkin tidak akan mengetahui hal ini," kata penemu dan direktur kompetisi Dr Richard Johnston, profesor asosiasi dalam ilmu pengetahuan dan teknik material di Universitas Swansea.

"Hal ini bisa menjadi cerita pribadi, kemanusiaan, inspirasi dan emosi mereka. Ini juga bisa menjadi salah satu cara untuk mempresentasikan proses penelitian dan apa artinya menjadi seorang peneliti; mengadakan dialog, dan menghapuskan pembatas antara universitas dan populasi manusia yang lebih luas."

Bukan hanya bentuk visual, tetapi kepercayaan diri untuk membagikan cerita kegagalan di laboratorium, inspirasi, dan cara peneliti mempertanyakan hal baru setiap harinya.

Sejumlah total 15 gambar luar biasa dipilih sebagai calon pemenang kompetisi di tahun 2017. Berikut empat karya terbaiknya.

1. Data menyelamatkan kehidupan: Bagaimana bisa perasaan berubah menjadi angka?

Data saves lives : how do feelings become numbers? by Ann John (Swansea University Medical School). Photo credit: Swansea University/Flickr
Data saves lives : how do feelings become numbers? by Ann John (Swansea University Medical School). Photo credit: Swansea University/Flickr


Apakah kita menyembuhkan ketidakbahagiaan atau apakah kita tidak menyadari dan tidak mau menyembuhkan pasien berusia muda?

Ann John berusaha menggambarkan bagaimana Big Data sudah banyak memengaruhi kehidupan kita dalam dunia digital dan ia menyatakan bahwa teknologi baru sekarang bisa mengetahui perasaan orang secara langsung. Bekerja sama dengan seniman Karen Ingham, ia meminta anak muda menciptakan versi 3D dari status pikiran mereka menggunakan  Virtual Reality VIVE headset dengan fitur 'Tilt Brush'. Mereka boleh masuk, keluar dan di sekitar gambaran visual perasaan ini – pendekatan kepala-tubuh yang sebenarnya. Seni merupakan usaha untuk menjawab pertanyaan yang muncul saat kuliah umum – Bagaimana perasaan bisa berubah menjadi angka?

Mengenai seninya, Ann menjelaskan, "Ini merupakan gambar dari seorang dewasa muda, digunakan untuk 'menghubungkan' kembali ke sesi yang ada – teknologi sebagai objek efektif dan menunjukkan bagaimana teknologi bisa menjadi benda yang memberikan pengaruh."

2. Seperti butiran emas: Bagaimana cara menyajikan obat esensial ke semua orang?

Judul ini dibuat untuk mewakili kesanggupan obat yang dianggap Davies mirip seperti butiran emas yang tidak bisa digapai beberapa orang, dan tantangannya terletak pada bagaimana memberikan pengobatan esensial ke semua orang. Judul ini membentuk tema pecahan seni dan Davies percaya bahwa ketersediaan obat yang bisa digapai untuk semua orang jauh dari realitas global.

"Penelitian saya mempelajari persamaan harga obat, termasuk hak kekayaan intelektual yang mendorong inovasi dan perkembangan obat baru selagi melindungi kapasitas pencipta untuk mengontrol biaya," kata Davies.

Bagi para peneliti, hasil seni ini "mempelajari apakah kita semua memiliki hak untuk mengakses obat esensial untuk memastikan bahwa semua orang memiliki kesempatan memiliki kualitas hidup yang paling baik."

3. Rasa ingatan

‘The feeling of memories’ by Amy Jenkins (College of Human and Health Sciences). Photo credit: Swansea University/Flickr
‘The feeling of memories’ by Amy Jenkins (College of Human and Health Sciences). Photo credit: Swansea University/Flickr


Gambar di atas menunjukkan Rene menggendong cicitnya dengan rasa bangga. Ini merupakan momen yang menghangatkan namun hanya berlangsung sementara, selama 15 menit Rene lupa bahwa ia sudah menggendongnya. Rene merupakan gambaran dari efek menyedihkan demensia dan bagaimana orang yang dicintai seringkali merasa tidak punya alasan untuk berkunjung, sehingga menciptakan rasa gelisah dan terisolasi pada pasien demensia.

Rene berusia 96 tahun di kala itu dan meninggal 3 hari setelah foto ini diambil. Ia tetap bahagia dan semangat hingga akhir hidupnya.

4. Saya, Manusia: Dimensi moral desain alat kesehatan 

‘I, Human: the moral dimension of medical device design’ by Jay Doyle (College of Science). Photo credit: Swansea University/Flickr
‘I, Human: the moral dimension of medical device design’ by Jay Doyle (College of Science). Photo credit: Swansea University/Flickr


Sekitar 600.000 orang di Inggris didiagnosis epilepsi. Gambar ini menceritakan stigma yang dihadapi pasien ini yang mengenakan penutup kepala dan menjadi pusat perhatian orang banyak, memengaruhi kualitas hidup penggunanya.

Peneliti di CHERISH Digital Economy Center, Universitas Swansea memikirkan kembali desain penutup kepala pelindung selain untuk fungsinya, sehingga tampak cantik dan memiliki teknologi tinggi, dan harus memenuhi kebutuhan kognisi dan emosi penggunanya.

Disini, tampak foto Paul, penderita epilepsi, yang mengenakan penutup kepala standar, untuk mencegah cedera kepala saat kejang.

"Dignitas pasien merupakan nilai kunci dalam praktek tenaga kesehatan; hal ini dicatat dalam Konstitusi NHS. Memahami bagaimana alat kesehatan bisa didesain untuk menyajikan dignitas ke pasien, dan dengan demikian, merupakan aspek fundamental dari penyampaian tenaga kesehatan," kata Doyle. MIMS

Bacaan lain:
Alat baru untuk penderita penyakit Parkinson
4 penelitian dan aplikasi sel punca terbaru
Algoritma yang menyederhanakan hubungan antara investor dan teknologi kesehatan

Sumber:
https://theconversation.com/research-as-art-revealing-the-creativity-behind-academic-output-80990
http://www.walesonline.co.uk/news/education/stunning-images-show-beauty-research-13328035
https://www.flickr.com/photos/swanseauniversity/35582764551/in/album-72157682788279123/
https://www.flickr.com/photos/swanseauniversity/35582721141/in/album-72157682788279123/
https://www.flickr.com/photos/swanseauniversity/35674036726/in/album-72157682788279123/
https://www.flickr.com/photos/swanseauniversity/35582729521/in/album-72157682788279123/