Aspirin dosis rendah bisa menurunkan angka kelahiran prematur disebabkan peeklampsia di lebih dari 60% penelitian di beberapa fasilitas kesehatan, tertutup ganda dan penelitian placebo terkontrol. Penelitian ini dipublikasikan dalam New England Journal of Medicine di bulan Juni 2017.

Aspirin bisa menurunkan kejadian preeklampsia sebelum waktunya

Penelitian dilakukan di 13 rumah sakit bersalin di Belgia, Italia, Israel, Greece, Spanyol, dan Inggris. Sejumlah total 1.620 wanita hamil berisiko tinggi preeklampsia diantisipasikan dalam penelitian. Partisipan diberikan aspirin dalam dosis 150 mg per hari atau placebo. Dalam kelompok aspirin, partisipan diresepkan obat dan perlu mengikuti perintah untuk mengonsumsi obat setiap malam dari usia kandungan 11-14 minggu hingga 36 minggu, atau hingga onset kehamilan.

Hasil menunjukkan bahwa angka kelahiran prematur pada pasien yang mengonsumsi aspirin 1,6% lebih rendah daripada 4,3% kelompok placebo. Kondisi ini mengindikasikan bahwa aspirin dosis rendah bisa dianggap sebagai profilaksis kelahiran sebelum waktunya untuk wanita risiko tinggi preeklampsia.

Laporan ini merupakan penelitian klinis paling baru yang menguji manfaat aspirin dosis rendah pada wanita dengan preeklampsia risiko tinggi. Aspirin memiliki bukti pasti bahkan sejak pertengahan tahun 1980an untuk mencegah preeklampsia. Telah terbukti aman saat diberikan ke ibu dengan tanpa risiko pendarahan. Selain itu, penelitian ini juga memeriksa bayi hingga 18 bulan setelah kelahiran dan ditunjukkan tidak ada perbedaan perkembangan antara pasien yang mengonsumsi aspirin dan ibu yang tidak.

"Masih tidak jelas mengapa aspirin bisa membantu mencegah preeklampsia... Kami percaya aspirin bisa membantu implantasi placenta dan meningkatkan sirkulasi darah," ungkap Dr Liona Chiu-yee Poon, profesor asosiasi di Universitas Cina departemen obstetrik dan gynaekologi, dan juga peneliti dalam penelitian ini.

Meskipun demikian, perlu diingat bahwa dosis rendah aspirin lebih efektif hanya sebelum 20 minggu kehamilan karena preeklampsia bisa jadi muncul setelah waktu ini.

Penelitian menciptakan formulasi pemeriksaan klinis baru untuk mendeteksi wanita berisiko tinggi preeklampsia

Preeklampsia merupakan kondisi yang disebabkan spektrum gangguan hipertensi saat kehamilan. Kondisi ini mengganggu aliran darah yang cukup ke plasenta yang mungkin akan menghalangi pertumbuhan fetus. Gangguan ini merupakan komplikasi medis serius yang bisa menyebabkan eklampsia (kejang) dan gagal beberapa organ, menyebabkan morbiditas maternal dan fetal.

Penelitian ini bukan hanya memberikan bukti bahwa aspirin merupakan obat profilaksis melawan preeklampsia, tetapi juga bisa dimasukkan dalam algoritma pemeriksaan untuk mendeteksi wanita berisiko tinggi preeklampsia. Dengan demikian, bisa menurunkan angka kematian maternal. Algoritma pemeriksaan meliputi riwayat medis, biomarker laboratorium, dan karakteristik demografi.

Statistik menyatakan bahwa 14% kematian maternal setiap tahunnya disebabkan oleh preeklampsia dan eklampsia. Survey di tahun 2011 di Cina menemukan bahwa 5,22% dari 5.869 ibu hamil memiliki gangguan hipertensi. Dari angka ini, preeklampsia parah terjadi pada hampir 40% ibu hamil.

"Selama sepuluh tahun terakhir, kami berhasil mengembangkan metode baru untuk mengetahui risiko preeklampsia. Kami sudah menggunakan metode ini untuk mengidentifikasi wanita mengikuti kriteria inklusi penelitian ASPRE. Hasil ini menunjukkan bahwa aspirin bisa mencegah preeklampsia pada kehamilan berisiko tinggi. Saya berharap hasil penelitian ini bisa mengubah praktek klinis dan meningkatkan outcome kehamilan untuk ibu dan bayi mereka," ungkap Professor David Wright dari Universitas Fakultas Kedokteran Exeter, penulis penelitian. MIMS

Bacaan lain:
Aspirin meningkatkan kemungkinan pendarahan pada pasien geriatrik
Bisnis "sewa rahim" berkembang pesat di Laos, setelah bisnis ibu sewaan dilarang di negeri tetangga
Transplantasi rahim sekarang bisa dilakukan pada manusia

Sumber:
http://www.nejm.org/doi/full/10.1056/NEJMoa1704559#t=article
http://action-on-preeclampsia.org.uk/public-area/preeclampsia-information/fact-sheet1-low-dose-aspirin-for-high-risk-pregnancy/#1464714732300-6de4ba53-c1d0
http://www.scmp.com/news/hong-kong/health-environment/article/2101095/hong-kong-researchers-find-aspirin-can-help-reduce
http://emedicine.medscape.com/article/1476919-overview/
http://journals.plos.org/plosone/article?id=10.1371/journal.pone.0100180
https://www.sciencedaily.com/releases/2017/06/170628095923.htm