Nyeri dada tak beralasan, juga dikenal sebagai nyeri dada non-kardiak (NCCP) seringkali tidak bisa dibedakan dengan nyeri jantung iskemi. Rasa nyeri NCCP ditandai dengan adanya rasa tertindih atau terbakar di dada dan bisa menyebar ke beberapa bagian tubuh seperti punggung, leher, lengan dan rahang. Nyeri ini juga sama dengan nyeri dada yang berhubungan dengan jantung.

Meskipun gangguan refluks gastroesofageal disebut merupakan penyebab paling umum NCCP, namun penelitian juga menunjukkan adanya hubungan antara NCCP dan beberapa komorbiditas psikologis lain.

Prevalensi gangguan psikologis seperti gangguan panik, rasa gelisah, dan depresi pada pasien NCCP telah ditunjukkan dalam beberapa penelitian.

Pasien yang gelisah sering mengalami nyeri dada

N. S. Demiryoguran dan beberapa peneliti lain di Universitas Dokuz Eylul di Turki melakukan penelitian pada 157 pasien di tahun 2006, dengan meneliti pasien berusia antara 18 dan 65 tahun yang didiagnosis nyeri dada non-spesifik.

Ditunjukkan bahwa 49 pasien dengan skor kegelisahan tinggi menurut Hospital Anxiety and Depression Scale (HADS), memiliki frekuensi lebih tinggi menunjukkan gejala demikian.

Dari pasien tersebut, 33 pasien diwawancara oleh psikiatrik dan 23 didiagnosis mengalami kegelisahan. Pasien dengan skor kegelisahan tinggi lebih sering mengalami pusing, menggigil atau demam, dan takut meninggal.

Faktor gaya hidup bisa menyebabkan nyeri dada

Penelitian tahun 2009 yang dilakukan di Swedia menemukan bahwa stres di tempat kerja, rasa gelisah, depresi dan gaya hidup sedenter merupakan faktor yang memengaruhi nyeri dada tak beralasan. Dilakukan oleh Annika Janson Fagring dari Universitas Gothenburg, penelitian juga menganalisis gejala pasien dan pengaruhnya terhadap gaya hidup setiap harinya.

Penemuan menunjukkan bahwa pria dan wanita dengan nyeri dada tak beralasan sering mengalami stres di tempat kerja, menunjukkan gejala depresi dan kegelisahan, serta lebih rendahnya interaksi sosial.

Juga diketahui bahwa wanita dengan nyeri dada tak beralasan lebih sering menunjukkan gejala depresi dan rasa gelisah dibandingkan pria.

Nyeri dada pada anak-anak juga berhubungan dengan faktor psikologis

Faktor psikologis ditemukan memiliki pengaruh signifikan pada nyeri dada anak. Jennifer L. Lee, bersama dengan peneliti lain dari Universitas Georgia, menemukan bahwa kegelisahan dan depresi lebih tinggi pada pasien pediatrik NCCP dibandingkan pasien yang didiagnosis mengalami murmur jantung tidak berbahaya.

Selain melaporkan gejala gelisah, penelitian di tahun 2012 menemukan bahwa anak-anak yang mengalami NCCP juga merasakan tensi dan kurang istirahat. Anak-anak ini juga cenderung menunjukkan disabilitas fungsional lebih tinggi, seperti jarang terlibat dalam aktivitas ekstrakulikuler.

Metode manajemen dan pentingnya terapi yang sesuai

Menyadari signifikansi bagaimana gangguan psikologis bisa memainkan peran penting pada NCCP merupakan hal yang penting, sebagaimana ditunjukkan dalam berbagai penelitian yang menyatakan bahwa NCCP bisa memengaruhi kualitas hidup pasien.

Dalam artikel yang dipublikasikan tahun 2002, penulis Christopher Bass dan Richard Mayou menggarisbawahi pentingnya untuk menciptakan manajemen NCCP yang fleksibel. Karena pasien tidak hanya menunjukkan gejala dengan keparahan berbeda dan disabilitas, tetapi juga perlunya membuat pasien paham dan mengatasi masalah terapi fisik dan psikologis yang dialami pasien.

Selain metode manajemen umum seperti penjelasan diagnosis, saran mengenai sikap dan terapi, terapi dokter spesialis juga diperlukan. Terapi ini meliputi terapi sikap kognitif, penggunaan obat antidepresan dan intervensi psikososial untuk kesulitan yang berhubungan dengan manajemen kondisi. MIMS

Bacaan lain:
Rokok sehat, mungkinkah?
Ekspektasi negatif menyebabkan efek samping statin, kata penelitian
Obat gangguan mental dan kehamilan: Pilihan dokter
Efektivitas terapi bicara sebagai obat gangguan mental


Sumber:
https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC3093002/
https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC2564064/ 
https://gupea.ub.gu.se//handle/2077/19130?locale=en 
https://academic.oup.com/jpepsy/article-lookup/doi/10.1093/jpepsy/jss111 
https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC5120911/ 
https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC1124107/