Kemampuan pengaturan yang baik merujuk pada kemampuan untuk membuat dan mengikuti struktur dan perintah dalam alur kerja seseorang. Kemampuan ini dianggap sebagai hal yang perlu dimiliki dokter. Berikut lima alasannya:

1) Beban kerja yang tinggi dan kompleks

Dokter harus melakukan banyak tugas. Selain merawat pasien, dokter juga harus menyelesaikan pekerjaan administratif, penelitian dan duduk untuk ujian kuliah S2, mendatangi kuliah sebagai bagian dari pelajaran kontinyu, ikut serta dalam penelitian dan mengajar dll. Dengan begitu banyaknya tanggung jawab di area berbeda, memberikan prioritas ke pekerjaan yang lebih penting dan mengalokasikan sejumlah waktu tertentu untuk setiap poin dalam daftar pekerjaan, akan memberikan kontrol waktu yang lebih baik. Memiliki rencana akan membantu dokter mengklarifikasi tujuan jangka pendek dan panjang, dan mengidentifikasi cara yang paling cocok untuk mencapainya.  

2) Produktivitas dan kualitas kerja yang lebih baik 

Bawalah diri Anda ke skenario mengatur sebuah bangsal sendirian – jika dokter meluangkan waktunya untuk membuat perencanaan seperti mengetahui dimana pasiennya, mengingatkan tim tenaga kesehatan mengenai jadwal kunjungan bangsal selanjutnya, merencanakan giliran dokter yang akan didatangi, mempersiapkan ringkasan pendek dari setiap kasus, dan membuat checklist dari masalah penting yang harus digunakan, ini akan membangun suatu fondasi untuk membangun efisiensi pada kunjungan antar bangsal. Ini untuk memastikan waktu yang digunakan selama pemeriksaan bangsal untuk memfasilitasi perawatan pasien.  

3) Kerjasama yang baik

Mengetahui bagaimana cara memprioritaskan dan mendelegasikan pekerjaan merupakan hal yang penting untuk memastikan bahwa sebuah tim akan bekerja secara efektif dan efisien. Dokter harus memahami beban kerja setiap anggota tim ketika membuat deadline dan memberikan tanggungjawab. Ini menunjukkan bahwa dokter merespek dan menghargai waktu dari anggota tim. Seseorang yang teratur dalam bekerja akan membantu membentuk kelompok kerja yang efektif dan menciptakan kepuasan tim.  

4) Pemeriksaan dan managemen klinis yang sistematik

Kemampuan mendahului merupakan hal yang penting dalam sebuah praktek klinis dokter. Dalam ruang gawat darurat, dokter perlu mengutamakan pasien tergantung dari keparahan klinisnya. Dalam membuat pertimbangan klinis, perlu dilakukan berdasarkan pada riwayat dan  hasil pemeriksaan pasien dari jumlah informasi yang didapatkan. Ini mengarahkan pada kemampuan untuk berpikir dan memproses informasi dengan teratur. Kemampuan pengaturan yang baik merupakan hal yang penting dalam membentuk pemeriksaan dan manajemen dengan struktur yang baik. Ini juga dapat menjadi fondasi untuk kemampuan komunikasi efektif. Kemampuan untuk berkomunikasi secara efektif penting untuk memastikan pasien dapat memahami informasi yang diberikan oleh tenaga kesehatan.

5) Meredakan stress

Bekerja di bawah lingkungan yang tidak teratur akan meletakkan seluruh anggota tim ke ujung tanduk. Stress ini dapat menyebabkan kerjasama tim yang buruk dan kekacauan. Memiliki kemampuan pengaturan yang baik seperti mengatur file dan data klinis dengan teratur dan mengetahui siapa yang akan dihubungi untuk informasi spesifik tertentu dapat mencegah stress yang tidak dibutuhkan dalam sebuah tim. Penggunaan waktu yang efisien tidak hanya membantu meningkatkan kualitas kerja, tetapi juga membantu dokter menghemat waktu sehingga dapat digunakan untuk beristirahat atau melakukan kegiatan yang disukainya. Semua hal ini penting dalam menjaga emosi dan fisik seorang dokter. MIMS 

Sumber:
1. Charalambous CP. Career Skills for Doctors. Springer; 2015 Jan 8.
2. http://smallbusiness.chron.com/organization-skills-important-285.html
3. http://smallbusiness.chron.com/organizational-skills-workplace-1277.html