Biaya pengeluaran untuk sektor kesehatan selalu lebih tinggi dibanding biaya lainnya. Seiring dengan semakin banyaknya populasi dan meningkatnya jumlah penduduk lanjut usia (lansia), meningkatnya penderita penyakit kronis, meningkatnya pengetahuan pasien dan perkembangan teknologi kesehatan – beban biaya kesehatan pun terus melonjak. Total biaya belanja kesehatan di dunia diperkirakan akan mengalami peningkatan 6% per tahun pada tahun 2018. Nilai ini hampir tiga kali lebih tinggi jika dibandingkan dengan tahun 2014, yang hanya mengalami peningkatan biaya belanja sebesar 2,6%. 

Peningkatan biaya bisa secara drastis menurunkan jumlah orang yang dapat mengakses prosedur kesehatan. Apakah komunitas kesehatan memiliki efektivitas yang seharusnya? Dalam artikel ini, kami memeriksa manfaat dari robot, masker wajah, dan tutup kepala dalam ruang operasi.

Sekitar 30% biaya kesehatan di dunia dihabiskan untuk preparasi prosedur operasi

Peneliti dari Imperial College menemukan bahwa 71 prosedur yang biasa dilakukan dianggap tidak menciptakan perbedaan pada kehidupan pasien – namun, cukup menghabiskan uang pasien. Prosedur tersebut terlalu banyak menggunakan endoskopi yang sebenarnya tidak diperlukan dan meliputi perbaikan hernia pada pasien dengan gejala minimal. National Health Service (NHS) di Inggris sebelumnya harus mengeluarkan hampir GBP42 juta, ditambah yang terakhir ini sebesar GBP28 juta.

"Kondisi ini membuat kami perlu mengidentifikasi dan menurunkan penggunaan intervensi kesehatan yang tidak memberi manfaat besar dan yang bisa diganti dengan alternatif yang lebih murah tanpa mengubah keamanan, dan kualitas perawatan kesehatan," komentar penulis penelitian.

Menariknya, penelitian yang sama juga menyatakan bahwa robot operasi sebenarnya tidak memberikan manfaat lebih besar dibandingkan dengan operasi manual dengan robekan kecil. Peneliti menyebutkan bahwa tidak ada bukti penurunan infeksi situs operasi saat prosedur dilakukan oleh robot, sehingga kemudian peneliti menyebutnya sebagai 'kesalahan investasi'.

Masker dan tutup kepala: Apakah memang efektif atau hanya rutinitas belaka?

Surgical masks and caps do little to prevent surgical site infections.
Surgical masks and caps do little to prevent surgical site infections.

Selain mesin operasi, kebutuhan masker dan tutup kepala di ruang operasi juga dilingkupi dengan kontroversi. Setiap mahasiswa kedokteran, perawat dan dokter yang masuk ke ruang operasi terbiasa untuk mengambil masker wajah dan menutup kepala mereka. Namun, apakah kebiasaan ini sebenarnya bisa dihentikan untuk penghematan?

Pada awalnya masker digunakan untuk mencegah infeksi bakteri di lokasi operasi, namun asumsi ini hanya tidak banyak didukung oleh fakta penelitian. Begitu juga dengan penutup kepala, banyak kajian penelitian menyatakan bahwa situs operasi masih bisa terinfeksi dari mikroba rambut atau kulit kepala meskipun penutup kepala sudah dikenakan.

Selanjutnya, ada juga yang menyatakan bahwa masker wajah digunakan untuk melindungi penggunanya. Namun, sudah diketahui secara luas bahwa masker wajah sederhana tidak cukup untuk perlindungan terhadap infeksi mikroba di udara.

"Tidak banyaknya fakta pendukung manfaat bukan berarti tidak memberikan manfaat"

Disamping manfaat masker wajah yang signifikan pada pasien dengan sistem imun yang lemah, manfaat masker wajah masih belum banyak dibuktikan. Komunitas medis tampak ragu untuk melepaskan rutinitas penggunaan penutup kepala dan masker, dengan menyatakan bahwa "kurangnya fakta pendukung bukan berarti sama sekali tidak memberikan manfaat". Dengan kata lain, masker dan penutup kepala tetap akan digunakan – "untuk berjaga-jaga". Meskipun, fakta ini bisa digunakan sebagai kesempatan untuk melakukan satu hal baru – kemungkinan, dengan menginvestasikan uang untuk bentuk perlindungan lain yang lebih efektif.

Sementara itu, keputusan NHS untuk mencari alternatif yang lebih murah, membuat sekelompok pasien khawatir akan efek samping yang mungkin secara tidak sengaja merugikan mereka yang sangat membutuhkan terapi.

"Setiap keputusan harus diambil bersama dengan pasien, dan menghindari kesalahan dengan secara tidak sengaja menghindari pasien dari terapi efektif," tegas Rachel Power, Kepala Eksekutif Asosiasi Pasien di Inggris.

Peningkatan biaya belanja kesehatan tidak selalu buruk, karena bisa juga mengindikasikan perkembangan positif seperti perawatan dan penyembuhan yang lebih efisien. Meskipun demikian, saat biaya belanja layanan kesehatan meningkat, tekanan untuk tetap efisien dan mengurangi biaya juga meningkat. Sehingga penting bagi komunitas kesehatan untuk mulai memilah dan meninggalkan kebiasaan lama yang sudah tidak efektif lagi. MIMS

Bacaan lain:
Tips berjaga malam untuk perawat
Seorang wanita alergi ke suaminya sendiri karena gangguan autoimun langka
Krisis opioid: Tiga perawat terpapar Fentanil, saat menangani pasien overdosis

Sumber:
https://www2.deloitte.com/content/dam/Deloitte/global/Documents/Life-Sciences-Health-Care/gx-lshc-2016-health-care-outlook.pdf
http://www.telegraph.co.uk/science/2017/11/08/useless-surgical-masks-robots-could-scrapped-help-save-nhs-150/
https://www.academia.edu/1822385/The_effectiveness_of_surgical_face_masks_what_the_literature_shows 
https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC2812878/ 
https://www.nursingtimes.net/clinical-archive/infection-control/the-effectiveness-of-surgical-face-masks-what-the-literature-shows/205272.article