8% alat kesehatan di pasar merupakan alat yang palsu dan hanya 20% negara di seluruh dunia memiliki regulasi untuk menghalangi perkembangan dan penyebarannya. Alat kesehatan yang palsu ini sangat berbahaya untuk kesehatan publik dan keamanan pasien.

Selama beberapa dekade terakhir, pemerintah dan agen swasta di Inggris dan Amerika sudah menarik beberapa alat bedah palsu seperti penjepit dan kasa bedah Di Taiwan, 13.000 plat dan sekrup ditemukan palsu, ditemukan pada 100 rumah sakit.

Di tahun 2012, Agen Pengawas Produk Medis dan Kesehatan melakukan penggeledahan di Inggris setelah ditemukan alat klinis yang belum disetujui sebelumnya dan dijual secara online. Seorang ibu menggunakannya untuk memeriksa suhu anaknya dan menemukan suhunya normal meskipun anak ini sebenarnya mengalami demam tinggi disebabkan leukemia.

Meskipun demikian, alat ini bukan saja merupakan alat palsu, beberapa alat bermerk juga ada yang dijual dengan komponen palsu. Hal ini menyebabkan alat kesehatan rentan mengalami malfungsi.

Dengan demikian, apa yang perlu dilakukan industri medis untuk mendeteksi, menghentikan atau menghilangkan alat medis palsu?

Seluruh industri mengembangkan alat pelindung

Hal yang dilakukan NHS di Inggris adalah memasang kode batang di alat medis, peralatan kesehatan, perawat, dokter dan pasien.

Disebut Scan4Safety, skema ini dilakukan untuk mengikuti jejak perawatan kesehatan pasien di setiap tahapan dan mengidentifikasi setiap orang, produk, obat atau tempat di NHS. Diharapkan alat ini bisa dikembangkan untuk mendeteksi alat di rumah sakit, dan mencegah alat palsu dibeli secara online and tercampur dalam distribusi resmi.

Gerakan ini sedang digalakkan dalam Peraturan Alat Kesehatan. Sebagai bagian dari regulasi ini, semua alat medis harus cocok dengan Alat Identifikasi Unik (UDI). Alat ini bisa mengidentifikasi semua alat kesehatan medis dimulai dari distribusi hingga penggunaan dan dengan demikian bisa digunakan untuk mencegah penipuan.

Banyak perusahaan swasta juga mencari cara bagaimana menamai alat medis untuk mengamankannya. Clariant, sebuah perusahaan kimia dan SICPA, perusahaan keamanan, bekerja sama untuk menciptakan alat yang disebut Plastiward.

Kolaborasi lingkup besar

"Idenya adalah membantu perusahaan farmasi dan perusahaan alat kesehatan untuk mebawa alat kesehatan yang aman ke pasar; dan ide kuncinya adalah dengan membawa perlindungan seperti yang digunakan untuk obat," ungkap direktur SICPA dari New Channels and partnerships Yann Ischi.

Mereka memasang tanda - dari bahan kimia atau tanda fisik ke bahan sehingga bisa dilakukan berbagai pengujian - langsung ke polimer yang digunakan untuk memproduksi plastik untuk alat medis. Mereka bisa dimonitoring menggunakan alat penyebar dan monitoring yang disiapkan oleh SICPA.

Kemampuan untuk memonitor produk setiap saat merupakan sesuatu yang penting, karena alat yang ada sekarang dan penanda obat terhalang oleh seberapa lama waktu yang dibutuhkan untuk mengumpulkan data dari lapangan dan kemudian mengirimkannya ke analis untuk mencari tahu apakah alat sudah dirusak atau tidak. Semakin lamanya waktu berarti alat palsu kemungkinan sudah berhasil mencapai pasien dan memberikan risiko.

Akan ada kesulitan

Steve Duckworth, kepala Solusi Polimer Kesehatan Global Clariant mencatat bahwa, "Anda harus mencontoh hal yang sangat sulit dideteksi. Terkadang bahkan dokter ahli sekalipun tidak bisa menemukan bedanya. Hal ini cukup menakutkan."

"Satu dari semua hal ini tampak jelas dengan teknologi anti-palsu adalah bahwa tidak ada peluru ajaib. Saya pikir kebanyakan ahli akan menyadari bahwa Anda harus memiliki satu cara pendekatan bertahap," tambah Duckworth.

Pemberian nama cenderung bisa digunakan untuk efisiensi gudang di rumah sakit, menghubungkan catatan pasien dengan alat medis, menurunkan angka kesalahan manual, tidak membuang waktu perawat dan meningkatkan rasa percaya pada produsen.

Selain itu, mengimplementasikan keamanan untuk melindungi alat merupakan suatu hal yang sangat mahal yang bisa menciptakan tekanan tertentu pada pelayanan kesehatan seperti NHS.

Meskipun demikian, usaha ini akan menghasilkan banyak keuntungan. Melindungi kehidupan pasien hanyalah satu di antaranya. MIMS

Bacaan lain:
Signifikansi catatan pasien yang baik
Dokter tidak memperhitungkan biaya saat meresepkan obat atau tes kesehatan
NDCS meminta maaf karena menggunakan 72 alat yang belum disterilisasi total

Sumber:
http://www.medicalplasticsnews.com/news/technology/the-real-deal-how-counterfeiting-is-being-fought-within-the-/
http://www.medicalplasticsnews.com/news/cracking-the-code/
https://www.smcs-risk.com/1843-2/ 
https://www.buildingbetterhealthcare.co.uk/news/article_page/Healthcare_purchasers_warned_after_fake_medical_devices_hit_internet/79502