Salah satu masalah utama dalam bangsal rawat inap adalah banyaknya pasien yang mengeluh tidak bisa tidur dan beristirahat. Bunyi alarm mesin, grafik monitor yang berbunyi, percakapan orang di lorong, perpindahan pasien saat perawat bertukar shift dan diskusi antara dokter bisa menciptakan kebisingan di rumah sakit.  

Rumah  sakit memang dikenal sebagai tempat yang bising. Sayangnya, gangguan-gangguan tersebut sering terjadi sehingga rumah sakit menjadi tempat yang sulit bagi pasien rawat inap untuk mendapat cukup tidur.

Faktanya, berbagai studi mencatat bahwa kebisingan di rumah sakit dapat memengaruhi pemulihan pasien yang berujung pada gangguan kualitas tidur pasien. Meningkatnya kepedulian terhadap kebisingan ruang rawat inap mendorong perawat untuk mengambil langkah khusus.

Menerapkan ‘jam tenang’ di setiap ruang

Jam tenang ini akan sangat berguna untuk meningkatkan kualitas tidur pasien dan juga merupakan salah satu inovasi perawatan terbaik sejauh ini. Perwakilan pimpinan dan staf yang nantinya menentukan jam siang-malam yang paling cocok dan tidak menganggu jam kerja. 

Para staf tidak diperkenankan untuk memasuki ruangan pasien kecuali jika diperlukan. Selama periode tersebut, semua pintu ruangan pasien akan ditutup (kecuali pada pasien dengan risiko jatuh) dan lampu akan diredupkan.

Saat melihat umpan balik dari pasien dan staf pada survei kepuasan pasien terhadap penerapan ‘jam tenang’ para pasien banyak memberikan respon positif. Salah satu pasien berkata, "Saya sangat suka dengan jam tenang ini. Suami saya dapat pergi makan diluar tanpa khawatir tertinggal kunjungan dokter. Saya juga mendapatkan waktu untuk beristirahat."

Kebanyakan para staf juga puas dengan inovasi ini, salah satu perwakilan perawat berujar, "Rasanya menyenangkan dapat lepas dari aktivitas konstan."

"Pasien kami dapat beristirahat dan kami dapat lebih menikmati pekerjaan ini," ucap perawat lainnya. "Semua mendapatkan apa yang diinginkan."

Memindahkan pasien ke ruangan semi-privat

Pada saat tertentu, pasien dapat dipindahkan dari ruang bangsal ke ruangan semi-privat. Tingginya kebisingan di ruangan yang dipenuhi dengan pasien lain membuat pasien lebih senang dipindahkan. 

Beberapa faktor terlibat, seperti bangsal yang penuh dengan berbagai konsultasi, pengunjung, dan percakapan dengan pasien lainnya serta petugas rumah sakit. Tidak mengagetkan apabila pasien sering mengeluhkan sulit untuk istirahat dan tidur yang kemudian berdampak pada laju pemulihan dan lamanya kebutuhan rawat inap.

Cara lain mengatasi kebisingan

Sejalan dengan penerapan ‘jam tenang’ dan penempatan pasien pada ruangan semi-privat, inisiatif perawat dengan mengurangi kebisingan dan meningkatkan kualias tidur akan berhasil saat setiap perawat turut serta dalam setiap intervensi.

Hal ini termasuk mengingatkan anggota keluarga maupun kerabat untuk mengangkat telepon di ruang tunggu, bukan di kamar pasien, menggunakan senter kecil saat melakukan observasi di malam hari, memasang peredam pada pintu dan melepaskan karet diantara karpet dan lantai keramik disetiap pintu masuk untuk meredam bunyi peralatan yang lewat.

Untuk mengontrol kebisingan yang tidak dapat dihindari di rumah sakit, sebaiknya masker tidur dan penutup telinga disediakan bagi pasien tergantung kondisi dan perawatan yang mereka butuhkan.

Faktor lingkungan sebaiknya tidak diabaikan. Sebab, tidur yang terganggu memberi dampak negatif terhadap proses pemulihan dan kesehatan pasien, perawat juga harus memastikan keadaan lingkungan sekitar nyaman.

Kapanpun dan dimanapun, perawat dapat berdiskusi dengan pasien untuk mengatasi masalah tidur karena terganggu oleh suara-suara dengan cara meminimalisir tingkat kebisingan. Oleh karena itu, penting bagi perawat untuk memperbaharui cara-cara dalam mengurangi kebisingan seperti ‘jam tenang’ yang dapat meningkatkan kualitas tidur pasien. MIMS

Bacaan lain:

6 rumah sakit dengan sistem pelayanan kesehatan terburuk di dunia
Bagaimana cara mempertahankan kedudukan dan reputasi rumah sakit Anda
5 teknologi yang bisa digunakan di rumah sakit

Sumber:
http://forces4quality.org/af4q/download-document/3552/Resource-Quiet_Time.8.pdf
http://nursing.advanceweb.com/Article/Quiet-Please.aspx
http://iwsp.human.cornell.edu/files/2013/09/The-patient-room-what-is-the-ideal-solution-26h3eox.pdf
Ulrich, R., Zimring, C., Zhu, X., DuBose J., March, H., March, Y., Quan, X., Joseph A. (2008). A Review of the Research Literature on Evidence-Based Healthcare Design. Health Environments Research & Design Journal, 1(3), 61-111.