Tahun 2050, seperempat populasi dunia akan tinggal di daerah dimana terdapat kekurangan air bersih, kata Sekretaris PBB Antonio Guterres.

Dan saat itu, permintaan dunia akan air bersih dianggap akan tumbuh hingga lebih dari 40 persen, kata PBB.

Sekarang, 2,4 miliar orang hidup tanpa sanitasi yang cukup dan 663 juta orang hidup tanpa cakupan ke air bersih, menurut Water, NGO operasi global yang berkooperasi dengan organisasi seperti WHO, UNICEF, dan USAID.

Selain itu, cakupan air bersih akan mengarahkan pada kemampuan seseorang untuk melawan penyakit, meningkatkan kesehatan wanita dan anak, dan menurunkan angka mortalitas maternal.

Di bidang ekonomi, USD260 miliar hilang setiap tahunnya karena kurangnya air bersih dan sanitasi.

Mr Guterres mengungkapkan ke Konsil Keamanan bahwa kekurangan akses ke air bersih bisa memicu timbulnya berbagai masalah di dunia.

193 negara anggota PBB memiliki sumber pengairan dari sungai atau danau yang sama, dimana 37 konflik berhubungan dengan air sudah terjadi sejak tahun 1947, menurut Presiden Bolivia Evo Morales.

"Air, kedamaian dan keamanan sangat berhubungan," ungkap Sekretaris umum PBB kepada Time, dan "jika tidak menjaga sumber air dengan baik, akan ada risiko perselisihan besar antara komunitas dan sektor dan meningkatnya ketegangan antar negara."

Selain itu, PBB siap untuk menegosiasikan gerakan pencegahan untuk berkompetisi dari tekanan yang ada.

Ia memperingati bahwa planet dan semua bentuk kehidupan akan menghadapi krisis air dan kondisi ini akan semakin memburuk dalam beberapa dekade di masa depan.

"Jika pola konsumsi yang ada sekarang tidak diperbaiki, dua per tiga populasi dunia akan menghadapi kekurangan air," tambah petugas PBB.

Sebelumnya, World Bank memperingati bahwa Asia Tengah, Afrika, dan Asia Pusat akan sangat terpengaruh akan masalah kekurangan air disebabkan kombinasi faktor seperti perubahan iklim, dan pertumbuhan dunia dan populasi. MIMS

Bacaan lain:
Alternatif terapi luka bakar: Kulit ikan Tilapia
Langka namun mematikan: Amoeba pemakan otak
Peran perawat pada manajemen kaki penderita diabetes

Sumber:
https://water.org/our-impact/water-crisis/
https://water.org/about-us/our-work/global-advocacy/
https://www.rt.com/news/341753-bank-report-water-shortages/