Dimulai dengan keluhan kram parah di bagian abdominal, seorang wanita Australia berusia 30 tahun kemudian mencari bantuan medis di Rumah Sakit Sir Charles Gairdner, Perth.

Dokter bedah umum, Dr Talia Shepherd menduga nyeri abdominal bagian atas yang dirasakan pasien disebabkan oleh gangguan kantung empedu – dan kemudian, memulangkan pasien setelah rasa nyeri berhasil diatasi.

"Tetapi ia kembali lagi dua hari kemudian dengan nyeri abdominal sangat parah yang membuat kami merujuknya langsung melakukan pemeriksaan CT scan dan kemudian membawanya ke ruang operasi untuk mengatasi apa yang kami temukan," kata Dr Shepherd.

Ditemukannya kawat gigi berusia 10 tahun

"Kami menemukan di tengah jaringan lambung yang terdilatasi, ada benda asing yang kemungkinan merupakan tulang ikan, karena inilah yang sering kami temukan," jelas Shepherd. Pasien harus didorong memasuki ruang operasi untuk mengeluarkan apapun itu, karena ia merasa tidak sehat.

Apa yang ditunjukkan dalam hasil CT scan sangat mengejutkan – kawat gigi sepanjang tujuh sentimeter, yang tertinggal setelah ia melepas kawat giginya sepuluh tahun lalu. Kawat ini sudah melubangi beberapa bagian di usus kecilnya dan dengan demikian, menciptakan terbentuknya volvulus usus dimana usus terikat dengan sendirinya.

"Saat dikeluarkan, kami masih melihat ada bentuk asli kawat gigi," kata dokter.

Wanita, yang sudah sembuh total, tidak menyadari menelan kawat gigi atau kehilangan sebagian kawat giginya. Keberadaan kawat ini tidak disadari, dan Dr Shepherd kemudian mengatakan, "Inilah yang membuat kasus ini menjadi tidak biasa."

"Saya pikir kawat ini sudah berdiam di sana, dan kemudian saat usus kecil pecah – inilah saat rasa nyeri muncul," katanya.

Meskipun sudah berada dalam perutnya selama periode waktu panjang, kata Dr Shepherd, namun "sekarang ia sudah sehat dan sudah bisa melanjutkan hidupnya."

Kasus tidak biasa yang harus diperhatikan pengguna kawat gigi

"Kemungkinan menelan kawat gigi sangat rendah," katanya. "Kemungkinannya menjadi lebih tinggi jika Anda disedasi dan melalui prosedur gigi. Tetapi ini merupakan kasus yang tidak biasa."

Dr Pat Raymond, seorang dokter spesialis gastrointestinal dan asisten profesor pengobatan internal klinis di Fakultas Kedokteran Eastern Virginia, setuju bahwa kasus ini tidak biasa karena pasien tidak pernah menyadari bahwa ia pernah menelan apapun.

"Biasanya, saat seseorang mengalami cedera yang berhubungan dengan menelan sesuatu, mereka akan ingat kejadian tersebut atau sengaja menelannya," kata Raymond, yang juga merupakan pembicara Fakultas Gastroenterologi Amerika.

"Tetapi ia tidak pernah ingat bahwa ia pernah menelan kawat ini sebelumnya, dan ini sangat aneh."

"Banyak sekali kasus dalam praktek keprofesian kami saat kami menemukan orang-orang yang menelan sesuatu," kata Dr Raymond. "Objeknya bervariasi tergantung apakah mereka ditelan secara sengaja atau tidak sengaja."

Misalnya, banyak ditemukan penyelundup obat mendorong obat ke tenggorokan mereka untuk menghindari polisi. Pernah ada seorang pria yang menelan 110 kemasan berisi kokain dan beberapa sudah dikeluarkan melalui sistem pencernaan dan beberapa lainnya harus dikeluarkan di rumah sakit.

Namun untuk kejadian menelan secara tidak sengaja, kata Raymond, biasanya terjadi saat seseorang sementara meletakkan sesuatu di mulutnya, misalnya peniti atau paku.

Beberapa tahun terakhir, ada banyak publikasi yang menyebutkan sejumlah daftar tidak biasa atau benda yang sengaja ditelan atau tidak sengaja, seperti sikat gigi, pemeriksa kesehatan, senter, dan bojlam LED dan gigi palsu.

Dalam kasus langka, ada juga seorang wanita yang secara tidak sengaja menelan pen tinta, yang kemudian dikeluarkan dari perutnya 25 tahun kemudian. Ajaibnya, pen ini masih bisa digunakan!

Operasi hanya dilakukan jika ditemukan benda tajam atau jika pasien merasakan nyeri yang sangat parah

Seringkali, dokter pemberi terapi ke pasien yang menelan objek hanya memberikan intervensi sehingga objek tersebut bisa keluar secara alami dari tubuh, kata Dr J. Sumner Bell III, seorang dokter gastroenterologi dan anggota Asosiasi Gastroenterologi Amerika.

Biasanya, endoskopi akan digunakan untuk menemukan dan membuang objek dari esofagus atau lambung kecuali untuk pasien dengan nyeri ekstrem atau yang menelan objek sangat tajam – kondisi yang membutuhkan operasi.

"Prinsip umumnya adalah jika benda ini keluar melalui esofagus, kemungkinan benda ini akan melewati usus tanpa insiden apapun," kata Dr Bell.

"Tetapi jika orang-orang menelan baterai, anak-anak menelan magnet, atau objek tajam seperti pisau cukur atau kemasan kokain, inilah kasus yang membutuhkan intervensi kami."

Tipe objek ini bisa menyebabkan kerusakan pada tubuh pasien melalui perforasi dalam tubuh, seperti kawat ini.

Jika kawat ini tetap ada dalam tubuh, bisakah tubuh bertahan? Kebalikan dari cerita wanita tua yang menyatakan bahwa permen karet yang tertelan bisa bertahan selama tujuh tahun, kata Dr Raymond, hal ini tidak benar.

"Permen karet tidak menempel lama dalam lambung. Biasanya, gumpalan permen karet cukup kecil sehingga bisa memasuki usus kecil," kata Dr Raymond. "Kemudian berkelana, dan keluar melalui anus."

"Rentang waktu permen karet keluar melalui anus, mirip dengan waktu yang dibutuhkan jagung untuk menjadi matang," katanya.

"Saya memberitahu orang-orang jika mereka ingin mengetahui rata-rata waktu transit dari saluran pencernaannya, makanlah jagung manis. Kira-kira waktu pengeluarannya akan sama dengan pematangan jagung manis."

Jadi tampaknya, lambung tidak membedakan objek mana yang boleh menetap di dalamnya. MIMS

Bacaan lain:
Menggertakkan gigi pada anak remaja bisa menjadi indikasi "perundungan"
Kerontokan gigi bisa jadi berhubungan dengan masalah kesehatan lain
Kolaborasi dokter gigi dan dokter umum dalam pencegahan diabetes

Sumber:
http://edition.cnn.com/2017/08/07/health/dental-braces-intestine-10-years-study/index.html
http://www.abc.net.au/news/2017-08-08/wire-from-dental-braces-found-in-patient-after-10-years/8784940
http://www.foxnews.com/health/2017/08/09/dental-brace-wire-lodged-in-intestine-for-decade-doctors-say.html