Seorang anak berumur 11 tahun, Mohamad Thaqif Amin Mohd Gaddafi meninggal karena penganiayaan fisik di sekolahnya, penyebabnya adalah hukuman fisik.

Dengan semakin banyaknya hukuman fisik, pengaruhnya pada fisik dan mental anak-anak bisa menjadi satu masalah besar.

Hukuman fisik di Malaysia

Pertama kali dilaporkan pada 22 April, kaki Mohamad Thaqif (11 tahun) harus diamputasi karena cedera yang dialaminya. Penyelidikan lebih lanjut menunjukkan bahwa cedera yang dialami Mohamad Thaqif muncul karena penganiayaan fisik oleh pengawas sekolahnya.

Karena terapi tidak memberi efek, infeksi bakteri yang diderita Mohamad Thaqif menjadi semakin buruk. Pada 27 April, Mohamad Thaqif meninggal lima hari setelah rawat inap.

Hasilnya, banyak perdebatan muncul mengenai hukuman fisik. Setelah kejadian, semakin banyak orangtua melaporkan penganiayaan fisik di sekolahan. Bahkan Perdana Menteri dan Sultan Johor mencatat insiden ini dan memberikan rasa belasungkawa kepada para korban.

Inspektur Kepolisian (IGP) mengatakan bahwa penganiyaan fisik yang dilakukan oleh pengawas sekolah banyak bisa dihukum dengan hukuman pembunuhan. Komisi Hak Asasi Manusia Malaysia (SUHAKAM) juga menyarankan agar hukuman fisik di sekolah harus dihentikan, dan UNICEF juga meminta agar Malaysia melarang dilakukannya hukuman fisik di sekolah.

Pandangan berbagai negara mengenai hukuman fisik

Malaysia memiliki sejarah panjang hukuman fisik di sekolah, dan dijadikan satu bentuk cara mendisiplinkan anak dalam banyak sekolah umum. Sekarang, hukuman fisik hanya boleh dilakukan pada siswa laki-laki. Namun, masih ada perdebatan dari sudut pandang legalisasi dan etika.

Selain itu, hukuman fisik masih menjadi masalah berbahaya bahkan di tingkat internasional sekalipun, dengan banyak negara memiliki pandangan berbeda mengenai hal ini. Juga belum ada konsensus jelas antar negara, dan batasan antara negara berkembang dan negara maju.

Efek kesehatan fisik dan mental akan hukuman fisik

Salah satu alasan menolak hukuman fisik di sekolah adalah efek merusaknya pada kesehatan anak. Selain cedera fisik, efek kesehatan mental juga bisa terjadi, dimana perkembangan psikologi anak bisa jadi sangat terpengaruh. Cedera fisik sangat bergantung pada jenis hukuman, dan cederanya bisa jadi bervariasi dimulai dari memar hingga patah tulang serius.

Pengaruh hukuman fisik terhadap kesehatan mental adalah Educationally Induced Post-Traumatic Stress Disorder (EIPTSD), yang sama dengan Post-Traumatic Stress Disorder (PTSD) yang diderita oleh orang dewasa. Gejala gangguan ini adalah seperti kelelahan, keinginan untuk bunuh diri, rasa gelisah, kemarahan, agresivitas, sikap antisosial dan sikap berisiko.

Lebih parahnya lagi, anak-anak yang mendapat hukuman fisik berisiko tinggi mengalami depresi, mengonsumsi alkohol dan kecanduan obat serta gangguan psikologi. Semua masalah ini bisa tetap muncul hingga usia dewasa dan terus berlangsung jika tidak diterapi dengan benar.

Hukuman fisik masih menjadi masalah serius, bukan hanya di Malaysia, tetapi di banyak negara. Sebagian karena budaya masyarakatnya yang menganggap hukuman fisik sebagai bentuk cara mendisiplinkan anak. Dengan demikian, mengubah praktek ini tidak semudah membalik telapak tangan. MIMS

Bacaan lain:
5 gangguan mental yang jarang ditemukan
Kesehatan mental memberi pengaruh lebih besar ke pria daripada wanita
Nyeri dada tak beralasan mungkin muncul karena faktor psikososial


Sumber:
http://www.thestar.com.my/news/nation/2017/04/28/another-student-claims-abuse-inreligious-school-parents-thought-incident-was-isolated-until-mohamad/
http://www.thestar.com.my/news/nation/2017/04/27/bright-future-dashed-by-tragedy-abuse-victim-was-a-lively-and-ambitious-student/
http://www.thestar.com.my/news/nation/2017/04/26/igp-abused-schoolboys-death-classified-as-murder/
http://www.thestar.com.my/news/nation/2017/04/22/boy-loses-legs-after-alleged-beating/
http://www.thestar.com.my/news/nation/2017/04/23/boy-with-amputated-legs-could-also-lose-hand/
http://www.thestar.com.my/news/nation/2017/04/27/suhakam-calls-for-corporal-punishment-in-schools-to-be-scrapped/
http://www.seattletimes.com/nation-world/unicef-urges-malaysia-to-ban-corporal-punishment-in-schools/
http://neatoday.org/2016/10/17/corporal-punishment-in-schools/
http://www.politics.co.uk/reference/corporal-punishment 
http://www.npr.org/sections/ed/2017/04/12/521944429/where-corporal-punishment-is-still-used-its-roots-go-deep 
https://edworkforce.house.gov/uploadedfiles/04.15.10_greydandus.pdf
https://aifs.gov.au/cfca/publications/corporal-punishment-key-issues