Sektor farmasi komunitas di Malaysia sudah mengalami banyak sekali kemajuan. Mulai dari "toko obat" yang mendispensikan obat hingga penyedia produk kesehatan, farmasi komunitas telah berubah menjadi bagian penting dari sektor kesehatan.

Apotek menyajikan pelayanan kesehatan bagi publik. Secara umum, apotek diposisikan untuk memberikan perawatan darurat ke penyakit minor seperti demam, sakit perut dan beberapa kondisi kulit ringan. Banyak farmasi komunitas juga memperpanjang waktu bukanya untuk menyediakan kebutuhan klinik dan rumah sakit, sehingga mudah bagi pasien mencari apotek buka selama hari libur dan libur hari raya, dan kebanyakan dari apotek ini buka hingga tengah malam.

Meskipun demikian, ada kritik yang menyebutkan ketidakseimbangan distribusi farmasi komunitas, terutama di daerah tertinggal. Faktanya, statistik dari Divisi Pelayanan Farmasetikal menunjukkan bahwa mayoritas apotek hanya tersedia di kota besar.1 Distribusi tidak seimbang ini bisa memengaruhi kemampuan profesi untuk menyampaikan pelayanan efisien antar negara. Meskipun demikian, penting untuk mencatat waktu yang dibutuhkan oleh apoteker untuk memperluas jarak tempuhnya di luar kota besar. Pertimbangan finansial masih menjadi bagian penting dalam menjaga keberhasilan bisnis.

Tidak ada hak meracik bagi apoteker di Malaysia

Farmasi komunitas memiliki hubungan profesional yang unik dengan rekan sejawat lain. Terutama dengan dokter umum yang membuka klinik sendiri. Ada banyak peran mereka bagi publik, seperti terapi untuk penyakit minor atau mensuplai obat-obat jangka panjang ke pasien dengan kondisi kronik.

Sekarang, apoteker Malaysia tidak memiliki hak meracik dan hak tersebut diperoleh oleh dokter umum.

Farmasi komunitas dipandang sebagai salah satu pembantu dalam meningkatkan status kesehatan masyarakat Malaysia. Selain pelayanan tradisional seperti suplai obat - di luar obat resep atau over-the counter - farmasi komunitas diarahkan untuk bekerja di pelayanan kesehatan tambahan seperti mengecek tekanan darah, mengadakan konseling mengenai cara menggunakan inhaler yang baik atau memeriksa pengobatan pasien. Pelayanan ini diberikan untuk meningkatkan kepatuhan atau kondisi pasien.

Farmasi komunitas untuk melengkapi dokter umum dalam melakukan pencegahan penyakit

Hubungan antara dua profesi sebaiknya bukan untuk menjadi persaingan - mereka harus melengkapi satu sama lain. Meskipun tidak memiliki hak meracik dan meresepkan, farmasi komunitas di Malaysia memiliki posisi unik di sektor kesehatan. Apoteker sadar bahwa tren kesehatan sekarang tidak berfokus pada menyembuhkan penyakit, tetapi pencegahan juga memainkan peran penting. Selain itu, konsumen dalam negara ini bisa menjadi tertarik dan lebih mendengarkan saran kesehatan dari tenaga kesehatan bersangkutan terutama mengenai penggunaan suplemen dan produk kecantikan.

Di bawah situasi tertentu, farmasi komunitas berada di posisi yang sempurna untuk mengisi permintaan ini. Sayangnya apoteker dalam ranah ini belum terlalu banyak dimanfaatkan. Dokter umum dan rumah sakit tidak memberi fokus utamanya ke kesehatan masyarakat, maka apoteker memainkan peran penting sebagai pemberi perawatan kesehatan primer ke publik.2 Perubahan demikian akan dipandang sebagai peribahan positif yang tentu saja akan memberi manfaat besar ke sektor kesehatan secara umum. MIMS

Bacaan lain:
Apoteker: Obat yang bisa menyebabkan flatulens
Obat "lepas lambat" yang sebenarnya
Mengapa apoteker perlu berhenti memberikan gelas dan sendok ukur
Penyakit langka dan obatnya: Apa yang harus diketahui apoteker


Sumber:
1. Pharmaceutical Services Division. Bilangan Farmasi Komuniti di Malaysia Mengikut Negeri [Internet]. 2013 [cited 2016 Dec 13]. Available from: http://www.pharmacy.gov.my/v2/ms/content/bilangan-farmasi-komuniti-malaysia-mengikut-negeri.html
2. Kaiser Health News. Pharmacists increasingly take on clinical roles [Internet]. 2014. [cited 2016 Dec 29]. Available from: http://khn.org/news/pharmacists-see-clinical-role-expand/