Masalah penyalahgunaan obat bukan hanya terjadi di kalangan generasi muda saja, namun juga bisa ditemukan di kalangan lanjut usia (lansia). Dari alkohol dan rokok sampai “obat-obatan keras” seperti opioid dan zat psychedelic (sejenis halusinogen), bisa ditemukan di semua kalangan.

Namun, tidak banyak yang sadar akan ancaman yang muncul. Pertanyaan yang perlu dipikirkan sekarang adalah, “Apakah orangtua saya juga merupakan seorang pecandu obat?”

Epidemi tersembunyi

Masalah penyalahgunaan obat merupakan masalah kesehatan terbesar di dunia. Banyak penelitian hanya berfokus pada kalangan tertentu, misalnya pada pecandu obat atau pasien dengan nyeri kronik. Sebaliknya, hanya sedikit perhatian yang diberikan kepada kalangan lansia; kemungkinan, karena konsep umum bahwa pola pikir sudah berkembang seiring dengan bertambahnya usia.

Namun, berbagai penelitian menunjukkan bahwa para lansia memiliki cenderungan tinggi menyalahgunakan zat seperti alkohol.

Di negara maju seperti Inggris dan Australia, mengkonsumsi minuman keras sudah banyak menarik perhatian khusus, terutama pada mereka yang berusia di atas 50 tahun. Meskipun terjadi penurunan jumlah konsumsi minuman beralkohol di kalangan lansia, namun tren konsumsi alkohol berlebih masih cukup tinggi dalam penelitian cohort yang dilakukan beberapa tahun silam. Hasil ini menunjukkan bahwa peningkatan konsumsi minuman alkohol juga meningkat di kalangan lansia.

Negara-negara di Asia mungkin memiliki kebiasaan minum yang berbeda. Namun jangan terkecoh.

Menurut laporan lokal, para lansia (berusia di atas 50 tahun) memenuhi di bawah 30% dari total pengonsumsi alkohol, dan lebih dari satu dari tiga lansia tersebut memiliki kecenderungan untuk minum berlebihan. Meskipun nilainya lebih rendah dibandingkan para anak muda, namun pengaruh yang dihasilkan tidak bisa dipandang sebelah mata.

Profesor Dr Philip George, seorang konsultan psikiatrik dan spesialis penyalahgunaan obat menyatakan lansia di Malaysia ditemukan banyak menyalahgunakan obat-obatan. Yang tersering adalah alkohol, tetapi populasi yang lebih tua juga memakai obat-obatan seperti nikotin dan obat yang diresepkan seperti benzodiazepine.

Ia mengatakan bahwa lansia diatas usia 55 tahun di kotanya adalah pecandu berat obat-obatan.

Saat renta menghantui…

Para lansia menghadapi berbagai perubahan dan tantangan yang membuat mereka mencoba alkohol dan obat-obatan. Permasalahan paling umum adalah kesepian, ditinggal anak dan sahabat serta pasangan hidup. Masalah ini mungkin sulit dipahami oleh generasi muda, tetapi tantangan saat menjadi tua dan renta justru membuat mereka jatuh kedalam jurang alkohol dan obat-obatan.

Mendiagnosis penyalahgunaan obat pada populasi lansia sangat sulit dilakukan, bukan hanya karena sering tertutupi oleh kodisi lain seperti demensia dan depresi, namun juga karena terdapat stigma sosial yang menghalangi para lansia mencari pertolongan. Perasaan rendah diri karena dianggap pecandu dapat menghalangi anggota keluarga dalam menemukan akar penyebab masalahnya, sehingga diam justru dianggap sebagai solusi yang tepat.  

“Penuaan” adalah masalah unik lain pada lansia yang membutuhkan perhatian. Istilah ini dijelaskan dalam Substance Abuse and Mental Health Services Administration (SAMHSA) untuk mendeskripsikan kecenderungan negatif masyarakat dalam menjelaskan keluhan para lansia ini. Ketimbang mencari masalah utama medis, sosial, maupun psikologis penyebab keluhan yang dirasakan, para lansia hanya dicap sebagai “tua” dan “renta”.

Masalah penuaan semakin diperparah oleh rendahnya ekspektasi akan peningkatan kualitas hidup setelah berhasil diterapi, apabila terapi benar-benar diberikan. Umur panjang yang dinikmati para lansia ini menjadi alasan utama dari “pengobatan nihil”.

“Kematian sudah di depan mata, jadi apa gunanya diobati?”

Pendekatan unik pada populasi khusus

Mengingat penyalaghunaan alkohol dan obat-obatan sering terjadi disekitar lansia, setiap jenis terapi juga harus dimulai secara berhati-hati.

Sebuah karya ilmiah yang diterbitkan oleh Rahul Rao dan Ann Roche pada BMJ membahas topik ini secara ringkas. Sang penulis menyatakan bahwa identifikasi tepat pada karakteristik lansia yang menyalahgunakan obat-obatan ini berbeda-beda sehingga membutuhkan metode penilaian, intervensi dan terapi yang berbeda-beda juga.

Dokter yang mengobati para lansia harus menaruh perhatian lebih pada kebutuhan medis berdasarkan usia mereka. Terutama para lansia yang mungkin datang dengan gejala gangguan mental seperti gangguan kognitif dan depresi yang berpengaruh pada kecanduan mereka.

Selain itu, para lansia kebanyakan mengalami rasa nyeri berkepanjangan serta komorbiditas lain yang membutuhkan terapi secara personal. Penelitian berkala menunjukkan bahwa program terapi yang disesuaikan dengan usia mendapat respon yang memuaskan pada lansia, seperti “angka ketergantungan yang semakin berkurang, pasien yang dapat lebih menahan diri dan status kesehatan serta rehabilitasi yang lebih baik,” seperti yang ditulis oleh Rao dan Roche.

Diatas semua itu, terdapat hal mendesak untuk mulai menyadari bahwa penyalahgunaan obat pada lansia merupakan salah satu ancaman kesehatan masyarakat. Masalah ini dapat diatasi dengan saling bertukar pikiran, bahwa menjadi tua bukan hanya mengenai bertambahnya usia, perlu dipertimbangkan juga generasi muda yang mengalami obesitas dengan komorbiditas multipel yang mungkin dapat meninggal mendahului lansia yang bugar. Demikian juga lingkungan masyarakat tidak berhak mengabaikan para lansia dalam usahanya untuk mendapatkan kualitas hidup yang baik. MIMS

Bacaan lain:
Orang overweight memiliki otak "10 tahun lebih tua" daripada orang normal
Lebih tingginya risiko demensia pada wanita berusia 40 tahunan dengan tekanan darah tinggi
Hipotalamus, bagian kecil di otak yang mengontrol proses penuaan

Sumber:
http://www.theborneopost.com/2017/11/05/older-people-and-substance-abuse/ 
https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pubmed/25015981 
http://www.iku.gov.my/images/IKU/Document/REPORT/nhmsreport2015vol2.pdf
http://www.bmj.com/content/358/bmj.j3885
http://www.mirror.co.uk/lifestyle/health/substance-abuse-among-older-people-11473967 
https://www.ncadd.org/about-addiction/seniors/alcohol-drug-dependence-and-seniors
https://www.ncbi.nlm.nih.gov/books/NBK64419/pdf/Bookshelf_NBK64419.pdf