Seorang dokter radiologi di Inggris dengan catatan melakukan kelalaian pada seorang wanita digugat kembali setelah gagal memberikan perawatan yang sesuai untuk seorang pasien di tahun 2012.

Dr Kong Fa Lan Keng Lun, dikenal sebagai Dr Bill Lan, terlibat dalam skandal kanker payudara di Rumah Sakit Epping di tahun 2005. Pelayanan medis yang ia berikan diketahui tidak sesuai standar yang ditetapkan oleh Ikatan Kedokteran Umum (GMC). Sejumlah total 6.000 scan perlu dikaji ulang karena kelalaiannya.

Sekarang, kembali diketahui bahwa Dr Lan gagal memberikan pelayanan medis yang sesuai pada pasien lain di Rumah Sakit Ipswich tahun 2012.

"Setiap hari saya menderita," kata pasien

Kasus terbaru melibatkan seorang wanita berusia 46 tahun dari Suffolk, yang dirujuk ke Rumah Sakit Ipswich pada bulan Juni 2012 dan September 2013 oleh dokternya. Pasien, yang tidak ingin disebutkan namanya, mencari bantuan medis selama enam bulan karena merasa nyeri di payudara kanannya dan puting susunya mengeluarkan cairan, yang keduanya merupakan gejala kanker payudara.

Meskipun mammogram dan ultrasound dilakukan, Dr Lan menyimpulkan bahwa massa kecil yang terdeteksi dalam payudaranya merupakan nodus limpa kecil dan memerintahkan pasien untuk tidak lagi melakukan pemeriksaan ulang. Empat belas bulan kemudian, wanita yang sama dirujuk kembali dalam kondisi darurat ke rumah sakit oleh dokter umum yang sama, dalam kondisi kesakitan dan dengan gejala yang sama.

Dr Lan kemudian melakukan mammogram dan ultrasound lagi. Ia kemudian meminta wanita ini melakukan biopsy dan menemukan wanita ini menderita kanker payudara. Akhirnya, pasien, karena takut tertundanya terapi akan membahayakan nyawanya, membayar mastektomi dua kali di rumah sakit swasta.

"Setiap hari saya menderita dan kondisi ini membuat saya harus hidup dengan masalah kesehatan serius," katanya. "Ini membuat saya sangat marah karena saya bisa saja meninggal karena kanker ini tidak diterapi 14 bulan setelah saya pertama bertemu Dr Lan."

"Tetapi apa yang membuat masalah ini menjadi lebih buruk adalah dia sudah gagal mengobati pasien sebelumnya dan diperbolehkan kembali dan terus mengobati wanita lain."

GMC tidak mengambil tindakan apapun

Pasien menggugat Rumah Sakit Ipswich, atas gugattan 14 bulan penundaan diagnosis yang kemudian menyebabkan masalah kesehatan serius dan menurunkan ekspektansi kehidupan pasien.

Pengadilan setuju bahwa tes diagnostik lain seharusnya dilakukan saat massa kecil terdeteksi di bulan Juni 2012. Namun, mereka mempertanyakan klaim yang menyebutkan bahwa penundaan memberikan diagnosis akurat bisa menurunkan ekspektansi kehidupan pasien.

GMC menunjuk ahli independen untuk mengkaji standar pelayanan medis Dr Lan. Diketahui bahwa pemeriksaan pasien Dr Lan tidak dilakukan dengan seharusnya. Dr Lan tidak hanya gagal melakukan pemeriksaan lebih lanjut - tetapi juga gagal mencatat beberapa massa kanker di pemeriksaan kedua. Selain itu, Dr Lan tidak melaporkan hasil mammogram secara lengkap.

Di samping itu, GMC, yang sebenarnya memberikan keterbatasan pada Dr Lan di Rumah Sakit Ipswich setelah skandal Epping, menyimpulkan bahwa mereka tidak perlu melakukan apapun. Dr Lan sekarang berada di kondisi pensiun fleksibel, meskipun ia masih akan melaporkan beberapa pemeriksaan payudara.

Kata Charlie Massey, kepala eksekutif GMC, "Saat dokter gagal mengikuti standar yang kami tetapkan, dan menempatkan pasien atau publik di kondisi beririko - kami bisa dan akan melakukan tindakan."

Pembicara Rumah Sakit Ipswich mengatakan, "Pemegang kebijakan menyadari penyelidikan masalah ini. Karena klaim legal sedang berjalan, mereka tidak bisa membuat komentar untuk mengonfrmasi perkataan penggugat. Kami menyadari bahwa pengacara sedang menyelidiki lebih lanjut."

Antara Oktober 2007 dan Oktober 2009, GMC mencatat 18 kondisi pada catatan registrasi Dr Lan, dan diketahui bahwa Dr Lan sudah pernah melakukan tindakan tidak bertanggung jawab, tidak seharusnya, dan lalai pada praktek medisnya ke pasien yang saat itu didiagnosis kanker payudara. Ia juga lalai memenuhi standar medis yang ditentukan untuk perawatan delapan wanita lain.

Victoria Gofton, spesialis kelalaian klinis dari Slater dan Gordon mendukung pasien dengan mengatakan, "Kami percaya kegagalan Dr Lan untuk menyadari signifikansi massa dan melakukan tes lain menyebabkan penundaan 14 bulan untuk menerima terapi yang sangat ia butuhkan." MIMS

Bacaan lain:
Menghadapi krisis penggunaan obat
Tulisan jelek dokter menempatkan posisi pasien ke ujung tanduk
Kesalahan ringan menyebabkan meninggalnya ribuan bayi di Inggris

Sumber:
http://www.eadt.co.uk/news/hospital-doctor-from-ipswich-failed-to-spot-breast-cancer-case-from-scans-1-5059877
http://www.independent.co.uk/news/health/radiologist-breast-cancer-spot-miss-patient-nhs-dr-kong-fa-lan-keng-lun-general-medical-council-st-a7788101.html
http://www.itv.com/news/anglia/2017-06-14/ipswich-hospital-doctor-failed-to-spot-breast-cancer-case-from-scans/