Ilmuwan Australia berhasil menemukan terobosan baru dalam terapi IVF. Sebuah tim dengan spesialisasi fertilitas di Genea berhasil mengembangkan metode baru untuk mengurangi risiko terganggunya embrio selama periode perkembangan – hasilnya meningkatkan jumlah embrio sehat per terapi IVF.

In Vitro Fertilisation (IVF), yang umum dilakukan pada wanita yang ingin hamil, diketahui memiliki tingkat kegagalan tinggi.

"Banyak pasangan berpikir bahwa IVF pasti berhasil, namun kenyataannya tidak selalu demikian," komentar Jody Day, pendiri Gateway Women, sebuah jaringan pendukung online untuk wanita yang tidak memiliki anak.

Kultur dalam larutan yang berkelanjutan dan ruang inkubasi

Wanita yang menjalani terapi IVF, dengan metode baru, mendapati peningkatan 46,7% pada jumlah embrio berkualitas yang layak per siklus selama terapi.

"Dapat dikatakan jika seorang pasien memiliki lebih banyak embrio yang layak untuk ditransfer atau dibekukan, kemungkinan kesempatan membuat lebih banyak bayi per koleksi ovum juga lebih besar," jelas profesor Mark Bowman, ketua medis di Genea.


Tim ilmuwan berhasil mengembangkan cara baru dari kultur cairan berkelanjutan, serupa dengan yang ditemukan dalam tubuh manusia. Bila cairan digunakan bersama waktu inkubator, maka akan berdampak pada peningkatan jumlah embrio berkualitas yang diproduksi per siklus.

Cairan ini mendukung perkembangan embrio di luar tubuh, dan mampu bertahan sepanjang periode vital perkembangan tahap awal dalam cawan petri – meniru perjalanan di tuba falopi sebelum terjadi implantasi di uterus.

"Genea meniru lingkungan alami tubuh wanita yang tidak terganggu – mirip keadaan embrio manusia seharusnya – terbukti dengan tingkat keberhasilan yang dicapai," tegas Bowman.


Di sisi lain, ruang inkubasi yang dijuluki Geri (Genea Embryo Review Incubator) menggunakan teknologi kamera internal yang memungkinkan dokter memantau perkembangan embrio dari dalam – tidak perlu membuka saat ingin melakukan pemeriksaan yang sebenarnyamengganggu proses perkembangan.

"Ruang inkubasi lainnya yang ada di pasaran, dapat menampung banyak pasien dalam satu ruang, yang berarti jika mereka memiliki media tunggal, embrio dapat terganggu saat dokter memeriksa embrio pasien lainnya," kata Ketua Ilmiah Genea, Steve McArthur.

Teknologi ini akan segera tersedia gratis untuk warga Australia. Namun, tetap akan dijual secara global.

"Untuk bisa menciptakan proses semirip mungkin dengan tubuh manusia merupakan hal yang paling menggembirakan," tambah McArthur.

Memantau pertumbuhan embrio melalui aplikasi seluler

Genea juga telah membuat sebuah aplikasi baru yang memungkinkan orang tua memantau ‘bayi'-nya sebelum dikembangkan.

Aplikasi yang dinamai Grow ini, memungkinkan orang tua yang menjalani terapi IVF untuk melihat embrio pada lima hari penting pertama setelah pembuahan.

Untuk melakukannya, inkubator khusus mengambil satu foto embrio pasien yang berkembang tiap lima menit, pasien dapat melihat video dari sekumpulan foto tersebut di akhir sesi.

"Banyak hal yang tidak diketahui selama lima hari pertama ini, begitu pula ketidakpastian yang mungkin terjadi pada ovum mereka," jelas spesialis fertilitas Genea, Dr Tween Low.

Dr Low mengakui bahwa sebagian pasien mungkin akan merasa mendapat 'terlalu banyak informasi', dan mereka memiliki hak untuk tidak tahu, namun bagi pasien yang menginginkannya dapat menggunakan aplikasi yang tersedia.

Aplikasi yang memudahkan terapi IVF

Genea bukan satu-satunya yang memiliki teknologi baru dalam pengembangan terapi IVF. Ferring Australia mengembangkan aplikasi MiFertility Plan yang membantu wanita memeriksa jadwal terapi yang harus dijalani. Aplikasi ini tersedia untuk pasar Australia.

"Terapi fertilitas yang sedang berlangsung bisa jadi rumit karena mungkin melibatkan proses penentuan jumlah obat yang tepat pada waktu tertentu selama dan setelah satu siklus," kata Hardus van Vuuren, Manajer umum Ferring Australia.

Aplikasi ini bertujuan untuk membantu pasien dengan memasukkan informasi terapi spesifik yang telah disediakan oleh klinik, dengan cepat dan mudah ke perangkat yang dimiliki. Aplikasi ini juga memiliki fungsi 'pengingat' untuk mengingatkan pasien mengenai hal penting, seperti jadwal terapi yang tidak boleh dilewatkan.

"Selain itu, aplikasi ini juga disinkronkan dengan kalender smartphone atau komputer yang memungkinkan rencana siklus kesuburan seorang wanita dibagikan pada kliniknya untuk memastikan keakuratan sebelum memulai terapi," kata van Vuuren. MIMS

Bacaan lain:
Penelitian baru mengidentifikasi protein penting pada perkembangan embrio manusia
Transplantasi rahim sekarang bisa dilakukan pada manusia
Permintaan kompensasi IVF yang diajukan seorang wanita Singapura ditolak oleh pengadilan

Sumber:
http://www.canberratimes.com.au/act-news/canberra-life/too-much-information-you-can-now-watch-your-embryos-growing-via-an-app-20170811-gxubnd.html
http://www.huffingtonpost.com.au/2017/10/23/new-app-helps-track-ivf-appointments-and-injections-in-one-place_a_23253261/
http://www.news.com.au/lifestyle/parenting/pregnancy/aussie-scientists-lead-ivf-breakthrough-that-will-boost-birth-rate/news-story/dc53a83023410eb47ef05d7e82ae395e
http://www.telegraph.co.uk/news/2017/10/30/older-celebrities-deny-ivf-treatment-fuelling-misconceptions/
http://www.heraldsun.com.au/lifestyle/health/ivf-video/video/359087892108dc12671b676c21b3dfc5
https://tenplay.com.au/news/national/october-2017/australian-scientists-make-ivf-breakthrough