Biaya pengembangan obat baru membengkak ke angka yang menakjubkan dalam beberapa tahun terakhir, karena peraturan persyaratan keselamatan yang ketat dalam melakukan uji klinis. Data terbaru menunjukkan bahwa untuk membuat satu molekul obat sampai ke pasar dibutuhkan biaya lebih dari USD $ 1 miliar. Meskipun industri farmasi menggunakan paten obat untuk memastikan keeksklusifan pasar, namun hak paten biasanya hanya berlaku selama 20 tahun. Sepuluh tahun proses penelitian dan pengembangan obat, membuat industri farmasi terdorong untuk memperpanjang hak paten obat mereka.

1. Memperbaharui formulasi obat

Banyak obat oral masuk pasar dalam bentuk sediaan standar dengan pelepasan cepat.  Ini adalah metode paling mudah untuk menghantarkan zat aktif obat dalam sediaan oral  ke peredaran darah. Ketika industri farmasi menghadapi kedaluwarsa paten obat yang laku keras di pasaran, mereka memilih untuk mengembangkan formulasi alternatif yang lebih poten. Formulasi baru ini dikembangkan untuk mengurangi frekuensi penggunaan, atau untuk meningkatkan kepatuhan pasien. Misalnya, formulasi lepas lambat dapat digunakan untuk melindungi hak paten dari sediaan asli yang merupakan pelepasan cepat. Selain itu, formulasi yang lebih baik unggul untuk menghadapi persaingan ketat dengan produk generik.

Contohnya terdapat pada paten obat antidepresan populer, Prozac yang diproduksi oleh Eli Lilly & Co dengan paten yang sudah kedaluwarsa pada bulan Agustus 2001. Industri tersebut menanggapinya dengan meluncurkan formulasi dengan penggunaan sekali semingu yang dikenal sebagai Prozac Weekly.

2. Stereoselektivitas atau perubahan gugus kiral

Enantiomer adalah dua molekul yang memiliki struktur molekuler dan pola ikatan yang identik, dengan hanya perbedaan pada orientasi spasial. Sederhananya, enantiomer adalah mirip seperti bayangan cermin. Namun, terlepas dari kemiripan struktur molekulernya, isomer ini mungkin memiliki sifat kimia dan efek farmakologi berbeda.

Banyak obat dipasarkan dalam bentuk campuran enantiomer, yaitu kombinasi 50/50 isomer S-dan R-. Industri farmasi menyadari isomer tertentu memiliki profil terapeutik lebih baik, meliputi efek samping yang lebih rendah, khasiat yang lebih baik, indeks terapeutik yang lebih luas atau interaksi yang lebih tidak signifikan dengan senyawa lain. Dengan mengisolasi enantiomer tunggal, industri farmasi dapat memperpanjang keeksklusifan obat dengan mengganti posisi enantiomer menjadi paten baru.

Contoh yang terkenal untuk stereoselektivitas adalah obat refluks asam yang populer, Nexium. Obat ini dapat dianggap sebagai kelanjutan dari obat populer Prilosec atau omeprazole yang dipasarkan oleh AstraZeneca. Paten untuk Prilosec berakhir pada tahun 2002, dan perusahaan tersebut menanggapinya dengan sintesis omeprazol enantiomer-(S). Enantiomer ini kemudian dikenal sebagai Esomeprazole dan menghasilkan penjualan hampir $3 miliar pada tahun berikutnya setelah Prilosec kehilangan eksklusivitas pasar.

3. Indikasi baru

Selain modifikasi formulasi obat, industri farmasi juga mencari indikasi baru untuk obat-obatan yang masa patennya hampir habis. Banyak senyawa aktif mampu mengenai beberapa target dan datanya tersedia selama proses pengembangan obat. Dengan mengidentifikasi target baru dan mengembangkan senyawa tersebut menjadi senyawa akif obat, industri farmasi dapat memaksimalkan pengembalian investasi pengembangan senyawa tersebut. 

Finasteride awalnya dipasarkan untuk pengobatan hiperplasia prostat jinak dengan merek dagang Proscar. Namun, produk tersebut ditemukan efektif untuk mengatasi kebotakan pada pria dan dipasarkan dengan paten baru sebagai Propecia.

4. Kombinasi produk yang masa patennya hampir habis

Industri farmasi dikenal sering menggabungkan dua atau lebih senyawa obat yang terkait menjadi sediaan dosis tunggal dengan paten baru. Senyawa obat ini, bagaimanapun, diindikasikan untuk penyakit serupa. Selain itu, mereka harus menunjukkan stabilitas saat diformulasikan dalam bentuk sediaan yang sama.

Olanzapine (Zyprexa), senyawa yang digunakan untuk mengobati skizofrenia dan dipasarkan oleh Eli Lilly & Co mengalami penurunan pendapatan yang besar begitu hak patennya berakhir pada tahun 2011. Perusahaan tersebut menanggapinya dengan menggabungkan Zyprexa dengan obat populer produksi Lilly lainnya, Prozac, dan menciptakan sediaan baru yang disebut Symbyax untuk mengobati gangguan bipolar. MIMS

Bacaan lain:
Apa itu tanggal kedaluwarsa obat?
Mengapa apoteker perlu mempertimbangkan instruksi penggunaan gelas dan sendok ukur

Sumber:
1. Herper M. Solving The Drug Patent Problem [Internet]. Forbes. 2002 [cited 2016 Jul 24]. Available from: http://www.forbes.com/2002/05/02/0502patents.html
2. Burton T. Weekly Prozac Fails to Boost Eli Lilly Despite Pill’s Benefits [Internet]. The Wall Street Journal. 2002 [cited 2016 Jul 24]. Available from: http://www.wsj.com/articles/SB102667268367162520
3. Reusch W. Stereoisomers [Internet]. Michigan State University. 2013 [cited 2016 Jul 24]. Available from: https://www2.chemistry.msu.edu/faculty/reusch/virttxtjml/sterisom.htm
4. Cunningham M, Spruill W. Strategies for Extending the Life of Patents. BioPharm Int. 2005;18(3).