Teknologi baru, metode baru

Teknologi baru mempermudah publikasi dan akses jurnal dan laporan medis untuk para dokter di seluruh dunia. Selain itu, penemuan saintifik dan penelitian baru juga dilaporkan dalam publikasi ini untuk memperbaharui pengetahuan tenaga kesehatan.

Bukan berarti dokter sekarang tidak mendapatkan cukup informasi dari jurnal dan laporan yang sudah ada. Namun, masih ada kekurangan dalam hal publikasi laporan kasus, terutama laporan pengalaman dokter dalam praktek klinis.

Alasannya adalah karena jurnal berbayar dan berlangganan tidak mau mempublikasikan laporan kasus – mengingat rendahnya jumlah sitasi. Digitisasi publikasi yang dikaji ahli diharapkan akan menghasilkan sesuatu yang berbeda.

Tiga puluh tahun lalu, hal ini tidak mungkin dilakukan. Tetapi sekarang – dengan semakin majunya teknologi – sudah ada kontrol yang lebih baik, dan adanya fakta bahwa hampir semua jurnal laporan kasus dipublikasikan secara gratis sehingga dokter memiliki kemungkinan lebih tinggi untuk mempublikasikan pengalaman medisnya atau dengan kata lain dalam bentuk laporan kasus.

Perpustakaan medis penuh dengan laporan kasus

Di seluruh dunia, dokter melakukan konsultasi pada berbagai jenis pasien. Seringkali, mereka jarang menemui situasi dan kasus unik dimana mereka tidak yakin akan jalan keluarnya.

Di situasi seperti inilah para dokter membutuhkan akses ke kasus serupa yang bisa mereka gunakan sebagai sumber referensi. Gerald Grant, kepala bagian bedah neuro pediatrik di Fasilitas Kesehatan Universitas Stanford, juga merasakan hal yang sama.

Ia selalu mencari kasus serupa hanya supaya ia bisa memberikan pasiennya terapi terbaik. Hingga sekarang, ia menemukan cara melalui model platform publikasi, Cureus Journal of Medical Science, untuk membantunya.

Cureus Journal of Medical Science merupakan gagasan John Adler, sejawat Grant di Stanford, yang juga merupakan dokter bedah neuron. Dengan Cureus, Adler berharap bisa membangun perpusatakaan penelitian kasus medis terbesar dengan mempublikasikan puluhan juta artikel setiap tahunnya.

Menurut Adler, "Cureus merupakan publikasi pertama dan satu-satunya yang dikaji oleh ahli dengan template artikel yang disediakan untuk penulis." Laporan kasus dipublikasikan dalam periode waktu beberapa minggu bukan beberapa bulan. Proses ini membuat para dokter memiliki akses ke jutaan informasi medis.

Mengenai cara Cureus membantu praktek pengobatan, Adlers mengatakan, "hampir semua laporan kasus tidak dicatat dan hanya didiskusikan oleh dua dokter bedah di wastafel. Tidak cukup bagi para dokter ini untuk membagikan pengetahuannya."

Cureus membuat para pengguna terlibat dalam mengomentari artikel, menilai kualitas konten dan signifikansi klinis laporan. Dengan semua fitur ini, Cureus berpotensi menjadi alat prediksi untuk semua tenaga kesehatan.

Komentar para ahli

Tidak semua orang merasa puas dengan perkembangan yang ada. Beberapa ahli menyatakan bahwa model publikasi ini berisiko bisa dieksploitasi oleh penerbit dan perusahaan penghasil jurnal "predator" – yang mengambil uang untuk mengerjakan laporan; tetapi kemudian tidak mengikuti janji mereka.

Katherine Akers, seorang spesialis penelitian biomedis di Universitas Swasta Wayne dan kepala editor Journal of the Medical Library Association, mengomentari mengenai bagaimana sekitar setengah penerbit jurnal laporan kasus berada dalam situasi yang sama.

Saat mengkaji Cureus, Akers menyatakan bahwa "hampir di semua bagian, tampaknya tidak ada masalah." Ia menambahkan bahwa Cureus merupakan portal tidak berbayar dan juga diindeks dalam PubMed, database yang digunakan oleh hampir semua peneliti biomedis dengan harapan untuk menemukan laporan relevan sesuai dengan situasi mereka.

Selain itu, Akers juga khawatir akan cepatnya waktu pemeriksaan yang digunakan oleh Cureus untuk menyetujui laporan kasus. Biasanya dibutuhkan sekitar tiga jam bagi jurnal biomedis dengan reputasi terbaik untuk mengkaji sebuah artikel.

Platform bagi peneliti untuk membagikan penelitian dan penemuan mereka

Di Inggris, BMC Medicine merupakan jurnal penelitian klinis pertama yang menerima Laporan Terdaftar. Tahap ini membuat peneliti menjadi lebih proaktif dalam menunjukkan transparansi dan reprodusibilitas mereka dalam ranah ilmu pengetahuan.

Laporan Terdaftar mengerjakan platform untuk menyederhanakan tahap publikasi untuk penelitian berkualitas tinggi. Kualitas ini diperoleh dari analisis hasil penelitian, mengenai apakah hasil penelitian berhasil menjawab pertanyaan saintifik, dan mengenai kekuatan desain penelitian.

Dengan dukungan dari Center for Open Science (COS), Laporan Terdaftar membuat penulis bebas mengajukan pandangan dan metode mereka untuk dikaji oleh para ahli. Penulis bisa melakukan semua hal ini sebelum percobaan sebenarnya dilakukan.

Penelitian yang sudah diselesaikan sesuai dengan metodologi yang diajukan dan yang sudah lolos kajian ahli akan diterima oleh Laporan Terdaftar. Akan ada pemeriksaan ahli untuk kedua kalinya dan setelah itu, artikel akan dipublikasikan dalam platform ini.

Sejauh ini, BMC sudah berhasil mengeluarkan Laporan Terdaftar dalam jurnal BMC Ecology. Setelah BMC Biology dan BMC Medicine, ini merupakan jurnal BMC ketiga yang menerima pola pendaftarkan seperti ini.

Awal tren kesehatan pada penelitian klinis

Para ahli berharap agar Laporan Terdaftar bisa menjadi "awal tren pelaporan penelitian klinis yang lebih akurat." Para ahli yang sama juga menyebutkan bahwa pola ini akan mengubah mental "publikasikan atau binasakan" dalam hal reliabilitas penelitian klinis.

Meskipun demikian, tidak semua orang berpikir positif mengenai Laporan Terdaftar ini. Beberapa peneliti masih tidak mengetahui mengenai proses Laporan Terdaftar ini. Di antara beberapa kekhawatiran yang ada, mereka pikir tahap pertama pemeriksaan oleh para ahli akan membuat mereka mencuri ide penelitian yang dipublikasikan dalam platform ini.

Meskipun ada kritik ini, ada beberapa, yang sangat menyambut Cureus dan Laporan Terdaftar. Menurut mereka, dua model publikasi ini membantu satu sama lain dalam ranah penelitian klinis agar bisa bergerak maju ke jalan yang lebih transparan. MIMS

Bacaan lain:
Saat penelitian klinis menjadi tidak pasti
Pembiayaan dari industri bisa jadi kontraindikasi dengan tujuan penelitian kontrol infeksi
Efek samping penelitian klinis biasanya tidak dilaporkan di jurnal

Sumber:
https://www.wired.com/story/a-new-way-for-doctors-to-share-their-medical-mysteries/
http://www.cureus.com/
http://www.knowledgespeak.com/newsArchieveviewdtl.asp?pickUpBatch=3260
https://futurism.com/registered-reports-might-be-the-revolution-that-saves-the-integrity-of-clinical-trials/
http://newatlas.com/registered-report-publishing-clinical-trial-results/51059/
https://cos.io/rr/