Berbagi jadwal periksa pasien, atau dikenal juga sebagai pemeriksaan bersama dalam satu kelompok merupakan sesi konsultasi dimana dokter menghadapi lebih dari satu pasien selama konsultasi. Pada jadwal yang dibagi, beberapa pasien dengan masalah kesehatan dan kondisi yang sama akan bertemu dokter untuk masalah mulai dari manajemen penyakit kronis hingga perawatan rutin. Sesi demikian biasa melingkupi sesi perbincangan atau diskusi dengan dokter bersama dengan pasien lain. Pemeriksaan fisik juga harus dilakukan oleh dokter, tetapi beberapa jenis pemeriksaan tetap akan dilakukan sendiri-sendiri.1 Karena berbagi jadwal periksa merupakan konsep baru yang belum mendapat terlalu banyak perhatian, ini merupakan tren yang terus berkembang dengan cepat.

Menemukan cara baru untuk manajemen penyakit

Salah satu keunggulan dari melakukan pemeriksaan bersama adalah pasien bisa mendengar pengalaman dari pasien lain dan juga menemukan cara baru untuk memperbaiki kondisinya. Misalnya, seorang pasien yang berpartisipasi dalam kunjungan kelompok ke dokter mengatakan bahwa kegiatan tersebut membantu ia memahami bahwa "tidak ada pasien yang sempurna" dan bahwa mereka bisa belajar dari pasien yang lainnya.1 Dalam sebuah penelitian, ditunjukkan bahwa berbagi jadwal periksa banyak bisa meningkatkan kepuasan pasien, yang meliputi aspek akses yang baik ke pelayanan kesehatan dan meningkatnya sensitivitas ke kebutuhan pasien.2

Sebuah artikel yang dipublikasi dalam Diabetes Spectrum oleh American Diabetes Association menyimpulkan keunggulan dari pemeriksaan bersama pada pasien diabetes. Artikel menunjukkan bahwa dalam penelitian klinis, mereka berbagi jadwal pemeriksaan bisa meningkatkan pengetahuan, kualitas hidup dan kemampuan menyelesaikan masalah yang berhubungan dengan diabetes ketika dibandingkan dengan pemeriksaan biasa. Beberapa penelitian klinis menunjukkan ada peningkatan kontrol glikemi dan persepsi pasien ke tenaga kesehatan yang merawat mereka. Pasien juga mendapat manfaat dari interaksi dan dukungan pasien lain, dan memiliki lebih banyak waktu berdiskusi dengan tenaga kesehatan yang merawatnya,3 karena berbagi jadwal periksa secara alami akan membutuhkan waktu lebih panjang daripada pemeriksaan biasa.

Menahan informasi penting selama konsultasi kelompok

Di samping outcome positif yang didukung oleh sejumlah penelitian, masih ada pengaruh negatif dari konsultasi berkelompok. Berada di ruangan yang sama dengan pasien lain selama konsultasi dokter bisa jadi bukan merupakan ide yang menarik bagi semua orang. Beberapa pasien mungkin lebih memilih pemeriksaan sendiri sebagaimana yang biasa ia lakukan, kemungkinan karena mereka malu, tidak nyaman dan merasa canggung dalam diskusi kelompok. Pasien mungkin tidak memberitahu beberapa informasi karena mereka merasa tidak nyaman mengutarakannya di depan orang lain yang bukan seorang tenaga kesehatan, dan informasi ini bisa jadi penting untuk outcome terapi mereka.

Dan juga, dokter perlu nyaman saat konsultasi kelompok, yang kemungkinan dapat sedikit mengubah gaya komunikasi mereka ke pasien dan bagaimana mereka membangun hubungan dokter-pasien yang baik. Faktor demografi merupakan aspek lain yang perlu dipertimbangkan sebelum mengimplementasikan ide melakukan pemeriksaan bersama. Dengan demikian, prospek dan kelayakan pemeriksaan bersama perlu ditinjau lebih jauh jika ingin diadakan di wilayah Asia. MIMS

Bacaan lain:
4 kesalahan komunikasi yang harus dihindari dalam praktek medis
Ketika pasien tidak memahami maksud dokter
5 Tips membangun hubungan baik untuk tenaga kesehatan
Tenaga kesehatan: Membuat kesalahan dan mencari masukan
Dokter: Bagaimana Anda dapat membicarakan mengenai kematian ke pasien


Sumber:
1. Schroeder, Michael O. “Group Visit: Why Shared Medical Appointments Are Gaining in Popularity”. US News. 12 Jul 2016. Web. 24 Nov 206. http://health.usnews.com/health-news/patient-advice/articles/2016-07-12/group-visit-why-shared-medical-appointments-are-gaining-in-popularity
2. Heyworth, Leonie et. al. “Influence of Shared Medical Appointments on Patient Satisfaction: A Retrospective 3-Year Study”. Ann Fam Med July/August 2014 vol. 12 no. 4 324-330. http://www.annfammed.org/content/12/4/324.long
3. Ridge, Terry. “Shared Medical Appointments in Diabetes Care: A Literature Review”. Diabetes Spectrum. 2012 May; 25(2): 72-75. American Diabetes Association. http://spectrum.diabetesjournals.org/content/25/2/72