Apoteker komunitas berdiri di garis terdepan pelayanan kesehatan ke pasien. Inti dari tugas dan kewajiban keprofesian mereka adalah memastikan semua pasien mendapat obat yang tepat di waktu yang tepat dan pada dosis yang tepat.

Selain meracik obat, pemeriksaan kepatuhan obat merupakan bagian penting lain dari rutinitas apoteker komunitas. Terutama dengan dukungan banyak penelitian yang menyatakan bahwa monitoring dan konseling berulang bisa memberikan pengaruh positif pada kepatuhan pasien akan pengobatan mereka.

Apoteker dididik untuk mengidentifikasi dan menyelesaikan masalah kepatuhan obat. Saat profesional ini kemudian dilatih dalam komunikasi sikap yang dibentuk sesuai dengan kebutuhan dan kondisi pasien, apoteker bisa menjadi kombinasi luar biasa untuk membantu pasien menyelsaikan regimen obat yang paling kompleks sekalipun.

Manfaat klinis dari program dukungan pasien

Program dukungan pasien, saat dipimpin oleh apoteker terlatih, bisa meningkatkan kepatuhan pasien. Situasi ini berhasil dibuktikan oleh program kerjasama yang dilakukan oleh Celesio, penyedia pelayanan kesehatan terintegrasi, dan MSD, industri farmasi besar. Program ini menunjukkan adanya peningkatan kepatuhan pasien hingga 61% di antara pasien diabetes.

Yang lebih mengejutkan lagi, peningkatan tertinggi berasal dari pasien yang tadinya percaya bahwa semua obat akan menyebabkan efek samping dan pada mulanya memiliki nilai kepatuhan sangat rendah.

Laura Southall, manager desain pelayanan Celesio untuk kepatuhan obat dan pelayanan pasien, mengatakan, "Kami ingin memberikan dukungan tertarget yang dibentuk untuk individu yang membutuhkan dan kami dengan demikian membagi mereka berdasarkan risiko tidak patuh (Tinggi, Sedang, dan Rendah) dan juga jenis ketidak patuhan (Sengaja atau Tidak Disengaja).

Penelitian mengindikasikan bahwa kekhawatiran pasien bahwa efek buruk obat lebih besar daripada efek baik merupakan alasan utama mengapa beberapa individu menolak mengikuti regimen terapi yang diresepkan. Regimen terapi yang sulit juga ditunjukkan berhubungan dengan ketidakpatuhan, dan kemungkinan seiring berjalannya waktu malah membuat pasien frustasi.

Kumpulan bukti ini sangat mendukung bahwa apoteker perlu menghabiskan lebih banyak waktu dengan apoteker untuk mencari tahu alasan ketidak patuhan, menyelesaikan dan mengklarifikasi kesalahpahaman apapun tentang obat dan meningkatkan pemahaman mereka mengenai bagaimana obat bekerja.

Menarik untuk mencatat bahwa apoteker yang bekerja di program pelayanan pasien Celesio/MSD khusus dilatih dalam teknik perubahan sikap. Buruknya sikap kesehatan biasanya muncul di lingkungan sosio-ekologi kompleks dimana program intervensi yang berhasil harus dilakukan di beberapa tingkatan dan oleh personel yang terkualifikasi.

Strategi apoteker komunitas

Apoteker komunitas cenderung menjadi pelopor insiasi untuk meningkatkan kepatuhan pasien, karena banyak dari apoteker ini berpraktek di jantung komunitas lokal. Ada lebih dari 25.000 apotek di Indonesia dan terdistribusi ke seluruh daerah di Indonesia.

Kebanyakan, tidak semua, apoteker komunitas memiliki hubungan yang baik dengan konsumen mereka. Banyak dari apoteker ini berada di daftar beli pertama saat mereka mengalami keluhan sakit. Selain itu, banyak apoteker komunitas membantu pasien mengkaji obat dan memberikan konseling saat dibutuhkan.

Namun, kajian pengobatan ini dilakukan secara sukarela dan tidak menjadi kewajiban dalam apoteker komunitas. Selain itu, kebanyakan apoteker tidak terlatih secara spesifik dalam terapi perubahan sikap dan tidak familiar dengan teknik ini.

Meskipun ada peran penting apoteker dalam mendukung pasien, namun peran ini tampaknya menghabiskan waktu dengan pasien bukan pilihan menarik untuk meraup keuntungan. Tidak adanya sistem pembagian sistem catatan medis antara dokter dan apoteker komunitas juga merupakan salah satu tantangan untuk mengikuti keberhasilan program Celesio/MSD.

Keluar dari zona aman

Karena banyaknya peningkatan permintaan agar apoteker komunitas bisa menyediakan lebih banyak nilai ke pasien mereka, beberapa apotek bahkan menjual kopi dan makanan ringan.

"Kami ingin duduk dan berbicara dengan pasien mengenai obat mereka" merupakan motivasi di balik café apotek di Edmonton. Twin Brooke Pharmacy and Awake Coffee House dibangun untuk membuat bisnis apoteker menjadi lebih ramah pasien dan mendorong terjadinya interaksi personal antar apoteker dan pasien mereka.

Pasien diberikan kebebasan untuk menyeruput kopi saat menunggu resep obat mereka. Atmosfer di apotek juga dicpitakan untuk mendorong pasien memberikan pertanyaan dan membangun hubungan baik dengan pekerja. Hingga saat ini, bisnis ini disambut baik dan apoteker memiliki banyak kesempatan untuk melayani pasien dengan dukungan kopi dan peracikan resep.

Meningkatkan kepatuhan pasien terhadap regimen terapi, tanpa perlu ditanyakan lagi, merupakan pekerjaan yang sangat menantang. Tentu saja, dengan sedikit kreativitas dan inovasi, apoteker komunitas bisa menciptakan strategi baru untuk meningkatkan kepatuhan dan menghasilkan terapi obat yang berhasil. MIMS

Bacaan lain:
Apakah apoteker komunitas akan segera punah?
Menghadapi krisis penggunaan obat
Kesalahan penggunaan kotak pil yang mungkin terjadi

Sumber:
http://www.pharmaceutical-journal.com/news-and-analysis/news/community-pharmacists-are-well-placed-to-encourage-patients-to-take-their-medicines-study-finds/20203020.article
http://celesio.co.uk/2017/06/12/1861/
http://www.sciencedirect.com/science/article/pii/S0022399913004017
http://www.pharmacy.gov.my/v2/ms/content/bilangan-farmasi-komuniti-malaysia-mengikut-negeri.html
http://www.cbc.ca/news/canada/edmonton/pharmacy-cafe-coffee-shop-edmonton-twin-brooks-1.4173316