Membantu pasien sembuh dari penyakit dan kembali beraktivitas seperti biasa merupakan tugas tenaga kesehatan. Metode tradisional telah banyak dicoba dan diuji dan juga banyak dimanfaatkan dalam industri, namun tenaga kesehatan perlu secara konstan memperbaharui metode yang ada sekarang atau menemukan cara lain untuk memberi pilihan terapi yang lebih baik bagi pasien. Dengan demikian, penelitian medis merupakan hal penting dalam dunia yang cepat berubah ini, sehingga manusia bisa mencari penyebab dan cara menyembuhkan penyakit baru.

Dr. Helen Link Egger dari Duke University Medical Center mencatat: "Kita telah berjalan sejauh yang kita bisa dengan metode tradisional. Sekarang kita mempunyai teknologi baru dalam kantong kita sehingga kita bisa berjalan lebih jauh lagi." Kata-kata beliau mengarah pada aplikasi ResearchKit dari Apple yang bisa dengan mudah membentuk dan membuat aplikasi telepon genggam yang dibutuhkan untuk penelitian. Seiring dengan semakin majunya dunia digital, semakin banyaknya aplikasi telepon genggam yang didesain untuk para profesional. Meskipun beberapa aplikasi telepon genggam dipandang sebelah mata, namun jika dimanfaatkan dengan baik, aplikasi ini bisa menjadi alat yang membantu penelitian mereka.

Mudahnya pengumpulan data dan partisipan

Dengan aplikasi telepon genggam yang bisa disesuaikan, peneliti dapat dengan mudah mengumpulkan data dari partisipan. Misalnya, survey, tanda tangan persetujuan partisipan dan juga intervensi aktif dapat disesuaikan dalam aplikasi, sehingga pengumpulan data pun menjadi pekerjaan yang mudah. Peneliti sering kali merasa kesulitan saat mencari partisipan. Sejumlah kecil partisipan tidak dapat memverifikasi hipotesis tertentu. Sekarang ini, banyak orang memiliki telepon genggam dan peneliti dapat mengakses sejumlah besar calon partisipan dengan menggunakan aplikasi telepon genggam. Hasilnya juga sama akuratnya, karena bisa mencapai sejumlah besar partisitas dengan latar belakang berbeda.

University of Rochester dan Sage Bionetworks berhasil merekrut sejumlah besar penderita Parkinson melalui penggunaan aplikasi telepon genggam untuk penelitiannya. Disebut juga sebagai "mPower", peneliti menggunakan fitur spesifik di telepon genggamnya untuk lebih memahami penyakit Parkinson. Aplikasi ini dapat mengukur keseimbangan, kemampuan, dan ingatan, dan peneliti kemudian dapat menemukan faktor yang mengganggu atau mendukung tidur, suasana hati dan olahraga. Sejumlah total 10.000 partisipan diikutsertakan dalam penelitian, dan 93% belum pernah berpartisipasi dalam penelitian apapun. Dengan demikian, aksesibilitas dan kemudahan aplikasi telepon genggam dapat menyemangati partisipasi dan pengumpulan data untuk memahami penyakit lebih jauh lagi.

Diagnosis awal melalui aplikasi

Semakin awal pasien menerima terapi, semakin besar kesempatannya untuk sembuh. Dengan demikian, diagnosis awal merupakan hal penting. Seseorang yang didiagnosis dengan autisme bisa memiliki outcome lebih baik jika kondisinya berhasil diketahui dan diterapi lebih awal, sehingga mereka memiliki kemampuan komunikasi, sosial dan interaktif yang lebih baik. Duke University dan the University of Cape Town membuat aplikasi "Autism & Beyond". Dengan menggunakan kamera depan, algoritma yang mengenali wajah telah dikembangkan untuk memeriksa reaksi emosi anak. Aplikasi membuat tidak dibutuhkannya pemeriksaan ke dokter spesialis untuk memonitor atau memeriksa anak karena aplikasi ini dapat digunakan kapan saja dan dimana saja. Autisme dapat lebih mudah dideteksi dan sang anak bisa menerima terapi yang ia butuhkan demi masa depan yang lebih baik.

Meskipun aplikasi telepon genggam telah banyak mendukung penelitian medis, namun aplikasi ini masih memiliki banyak keterbatasan. Beberapa penelitian klinis membutuhkan perlakukan yang tidak bisa hanya dideteksi melalui aplikasi.

Aplikasi sendiri merupakan alat yang ideal untuk penelitian medis karena ia dapat mengumpulkan sejumlah besar data dari partisipan dan mengurangi paparan intervensi dari peneliti. Namun, tidak dapat disangkal bagusnya dan mencengangkannya penggunaan aplikasi telepon genggam di ranah penelitian medis. MIMS

Bacaan lain:
Aplikasi untuk manajemen eksim
3 cara tenaga kesehatan mencegah onset demensia digital
3 cara mendapat berita dan literatur terbaru untuk tenaga kesehatan
3 sumber jurnal gratis yang bisa dimanfaatkan oleh tenaga kesehatan
5 podcast medis yang direkomendasikan untuk tenaga kesehatan


Sumber:
http://www.apple.com/sg/researchkit/ 
http://www.business2community.com/mobile-apps/make-case-mobile-apps-medical-research-studies-01611166#ldWsYr1pkmV3XUX3.97