Ketika kita mendengar kata, 'kecanduan', kita pasti akan berpikir obat atau alkohol. Faktanya, kecanduan sendiri merupakan apapun yang bisa menyebabkan seseorang merasa tergantung baik secara psikologis atau fisik, dan mereka tidak bisa berhenti.

Kecanduan mengubah hidup pencandu, menyebabkan perasaan negatif seperti rasa bersalah, malu dan hancur. Berikut 8 kecanduan aneh yang benar-benar ada di dunia.

1. Mandi dengan pemutih

Gloria, 28 tahun, mengalami kecanduan pada pemutih. Ia membersihkan rumahnya setiap hari dengan kain yang direndah dalam pemutih, meskipun baju dan perangkat rumah tangganya telah banyak rusak. Ia menyukai sensasi pemutih menyentuh kulitnya. "Setiap kali saya mandi, saya harus menggunakan pemutih. Harus," katanya.

Pemutih, cairan pembersih berbasis klorin, merupakan cairan yang tajam. Semakin lama kulit terpapar pemutih, akan muncul sensasi terbakar, gatal, dan menyebabkan kerusakan jaringan permanen dan pemutihan kulit.

2. Penghitam kulit

Sarah Wilmans, 38 tahun, mengalami kecanduan penghitam kulit dan mengunjungi salon penghitam lima hari dalam seminggu untuk menjaga kulit gelapnya yang seperti 'Barbie Malibu'. Ia mulai kecanduan sejak berusia 14 tahun, saat ia "mencoba tampak keren... mencoba untuk berbaur," katanya.

World Health Organisation’s International Agency for Research on Cancer (IARC) mengklasifikasikan kasur dan lampu penghitam ke dalam kategori dengan risiko kanker tertinggi - kategori yang sama dengan logam berat radioaktif seperti plutonium dan beberapa jenis radium lain. Peneliti menunjukkan bahwa terbakar matahari sendiri sudah meningkatkan risiko melanoma dua kali dari normal.

3. Makan kasur

Jennifer memakan sekitar 1 kaki persegi (929 sentimeter persegi) kasur setiap harinya. Busa kasur menyebabkan gas dan menciptakan rasa penuh di sistem pencernaan, bahkan menyebabkannya tidak bisa ke kamar mandi. Jennifer mengetahui apa yang ia lakukan berbahaya, tetapi ia tidak bisa berhenti karena ia sangat menyukai tekstur busa dari kasur. Akumulasi busa kasur dalam tubuh bisa menyebabkan kerusakan hati, penghambatan usus dan bahkan kematian.

4. Makan debu

Banyak orang merasa jijik dengan debu. Namun, ada orang yang kecanduan geofagi, atau makan debu. Kasus geofagi sudah banyak ditemukan di dunia, dan banyak terjadi pada anak-anak dan wanita hamil.

Menariknya, makan debu mungkin tidak terlalu berbahaya. Menginginkan tanah kaya besi mungkin merupakan salah satu bentuk insting tubuh untuk mengatasi defisiensi besi. Namun, banyak penyakit bisa ditemukan dalam tanah - misalnya telur parasit - mungkin ada substansi toksik seperti logam berat atau pestisida dan herbisida, dan pemakan debu bisa meninggal akibat kerusakan internal jika batu keras terakumulasi dalam sistem tubuh.

5. Minum urin

Carrie, berusia 58 tahun, percaya akan 'manfaat' urin. Ia meminumnya, menyemprotkannya ke hidung dengan neti-pot, dan bahkan mencuci bola matanya dengan urin. "Saya tidak akan pernah berhenti minum urin," katanya. Terapi urin tidak memiliki bukti pendukung medis atau saintifik. Konsumsi urin jangka panjang menyebabkan substansi tersebut terakumulasi dalam tubuh, yang bisa menyebabkan dehidrasi dan gagal ginjal.

6. Mengenakan pampers dewasa

'Bayi dewasa' senang merasa tidak bisa ditolong, dirawat - sehingga mereka bisa terbebas dari masalah dalam dunia dewasa. Kemungkinan, ada ingatan saat bayi atau perasaan tertentu yang muncul saat mengenakan pampers. Bisa jadi dukungan psikologis yang menciptakan kembali rasa dilindungi, aman, lega dari masalah atau tanggung jawab, dan kemungkinan merupakan hasil dari masalah traumatik yang dialami di awal kehidupan.

7. Minum darah

Seorang 'vampir' berusia 23 tahun merasa minum darah sama dengan "kebutuhan manusia untuk bernapas". Ia sudah ditangkap beberapa kali akibat menusuk dan menggigit orang demi mengumpulkan dan meminum darah mereka. Ada kejadian traumatik pada hidup pria ini yang menyebabkan kecanduan, termasuk menjadi saksi dari dua pembunuhan.

Jumlah kecil darah bisa jadi tidak berbahaya, tetapi darah kaya akan zat besi, dan overdosis besi (hemakromatosis) bisa terjadi saat tubuh kesulitan mengeksresi sisa besi lebih. Hemokromatosis bisa menyebabkan berbagai macam penyakit, seperti kerusakan hati, gangguan saraf dan penyakit menular dari darah.

8. Mencium kepala boneka

Anak-anak seringkali memiliki mainan atau selimut favorit yang mereka bawa kemana saja agar merasa nyaman. Tetapi bagaimana jika mereka tidak pernah bosan dengan benda tersebut? Enter Lacey, 28 tahun, mengalami kecanduan membawa kepala boneka bernama 'Susie-Q'. Ia sangat tergantung pada boneka ini sampai-sampai ia tidak bisa meninggalkan rumah tanpanya.

Rasa sayang ke objek tidak hidup bukanlah hal langka - survey pada 6.000 dewasa di Inggris oleh cabang hotal Travelodge di bulan Agustus menemukan bahwa 35% orang mengaku tidur bersama boneka binatang. Situasi ini tergantung pada pandangan yang menyatakan bahwa suatu objek memiliki sesuatu yang membuatnya spesial, lebih dari bentuk fisiknya. Ketika terlalu jauh, bisa jadi berbahaya dan dianggap sebagai kecanduan jika seseorang merasa terlalu bergantung di kehidupan sehari-hari, seperti dalam kasus Lacey. MIMS

Bacaan lain:
4 tingkah aneh praktek medis
5 kasus tertinggalnya benda asing dalam tubuh pasien
5 tipe anak magang yang sering Anda temui di institusi kesehatan
Hal memalukan yang tidak boleh Anda unggah ke media sosial