Makanan berfermentasi merupakan salah satu makanan sehat. Sekarang ini, banyak sekali orang-orang yang menyukai makanan fermentasi seperti yoghurt dan asinan, meskipun sains belum mengonfirmasi manfaatnya.

Fermentasi dan asinan merupakan suatu teknik pengawetan makanan yang sudah ada sejak dulu. Meskipun demikian, kebanyakan asinan di pasar tidak difermentasi dan tidak memiliki kandungan enzimatik tinggi.

Makanan terfermentasi merupakan makanan yang sudah diawetkan oleh bakteri jinak dimana ragi dan gula dalam makanan diubah menjadi asam laktat oleh bakteri laktobasilus.

Makanan probiotik tidak merusak tetapi menu makan seimbang merupakan hal yang penting

Mikrobiom merupakan bakteri yang sangat berguna untuk usus, tetapi Alession Fasano, seorang ahli pediatrik gastroenterologi dan nutrisi di Rumah Sakit Umum Massachusetts lebih menyarankan untuk menjaga keseimbangan makanan bersamaan dengan menyajikan makanan probiotik dalam satu waktu.

Bakteri "baik" ini secara alami bisa ditemukan dalam tubuh dan orang sehat sebenarnya tidak memerlukan dosis tambahan. Meskipun demikian, penelitian dari Swedia oleh Institut Karolinska Stockholm baru-baru ini, menemukan bawa wanita dalam penelitian sembilan tahunnya yang mengonsumsi rata-rata dua atau lebih yoghurt atau produk susu fermentasi harian dicatat memiliki 38% penurunan risiko kanker usus dibandingkan orang-orang yang tidak pernah mengonsumsi makanan ini.

Tetapi lagi, sebuah penelitian di Cina memperingatkan lebih tingginya konsumsi makanan fermentasi khususnya asinan sayur di antara pria yang bisa jadi berisiko tinggi mengalami kanker prostat.

Saat peneliti masih mencari efek kesehatan bakteri probiotik ini, gelora probiotik terus berlanjut. Berikut beberapa makanan populer:

1. Tempe

Tempe dibuat dari fermentasi kacang kedelai, dengan ciri khas sedikit rasa kacang. Tempe merupakan salah satu sumber probiotik yang tidak mahal dan banyak ditemukan, selain itu, tempe juga merupakan sumber protein lengkap yang mengandung semua asam amino esensial.

Penelitian terbaru dari Malaysia yang dilakukan pada wanita menopause menemukan bahwa tingkat absorbsi kalsium dari tempe sama dengan susu sapi.

2. Miso

Miso berasal dari Bahasa Jepang yang berarti "kacang terfermentasi". Miso merupakan pasta fermentasi tebal yang dibuat dari barley, beras atau kedelai, dan menambahkan rasa unik ke kaldu dan makanan. Manfaat kesehatannya bisa jadi berhubungan dengan fermentasi dari mikroorganisme seperti fungi Aspergillus.

3. Sauerkraut

Disebut-sebut sebagai makanan tersehat yang banyak dikonsumsi di Eropa Pusat dan beberapa bagian di India, kubis terfermentasi mengandung banyak probiotik dan serat. Sauerkraut merupakan bentuk tertua pengawetan kubis yang disebut memiliki efek penyembuh.

4. Yogurt

Yogurt merupakan pilihan populer terbanyak untuk probiotik. Yogurt berisi sekitar 17 miliar bakteri hidup dan aktif dalam satu wadah. Yoghurt bisa juga membantu melembutkan kulit dan meredakan nyeri lambung. "Bakteri baik dalam beberapa yogut bisa berguna untuk menyeimbangkan mikroflora dalam usus Anda, yang bisa membantu melancarkan pencernaan Anda," kata Robin Plotkin, seorang pakar kuliner dan nutrisi.

5. Kefir

Minuman bersusu ini mengandung sekitar 30 mikroorganisme berbeda dan merupakan sumber probiotik poten. Bakteri asam laktat mengubah laktosa dalam susu menjadi asam laktat, sehingga kefir memiliki rasa asam yang serupa dengan yogurt, meskipun dengan konsistensi yang lebih kental. Kefir secara tradisional dibuat dari susu sapi atau susu kambing, dan difermentasi dengan "butiran" kefir, yang bisa digunakan kembali.

6. Kombucha

Dikenal sebagai "obat kesehatan sepanjang masa", kombucha memiliki sejarah panjang dalam kehidupan manusia dan dibuat dari fermentasi koloni bakteri dan ragi simbiosis. Kombucha memiliki manfaat kesehatan dengan memperbaiki pencernaan, keseimbangan mental dan suasana hati. Teh yang tajam, effervescent seringkali bisa ditambahkan dengan rempah dan buah.

7. Kimchi

Berasal dari kultur Korea, sayuran terfermentasi yang pedas dan merah paling banyak dibuat dari kubis (meskipun banyak sayuran lain juga bisa digunakan) dan dicampur dengan bawang, garam, cuka, lada dan rempah lain, serta merupakan makanan wajib di semua makanan Korea.

Kaya akan vitamin A, B dan C, ada banyak manfaat dalam "bakteri sehat" yang disebut laktobasilur, yang membantu pencernaan dan menghindari infeksi ragi, menurut penelitian yang ada sekarang. Beberapa penelitian menemukan ada potensi probiotik untuk mencegah pertumbuhan sel kanker.

Meskipun probiotik ini bisa jadi sangat berguna, namun jangan menggunakan probiotik sebagai sumber obat. Seperti yang dikatakan oleh Goldin, "Fortifikasi diri dengan dosis harian makanan fermentasi tidak akan merusak, tetapi jika Anda ingin melawan flu, manfaatkanlah vaksinasi. MIMS

Bacaan lain:
Menghadapi krisis penggunaan obat
Kunyit: Fakta dibalik 'superfood'
WHO mengumumkan 12 superbug yang bisa menjadi ancaman terbesar dalam kehidupan manusia
Satu-dua serangan obat bisa digunakan untuk melawan superbug


Sumber:
http://gizmodo.com/how-pickles-got-caught-up-in-the-latest-health-fad-1791126835
http://www.bbc.com/news/health-38800977
http://www.thehealthyhomeeconomist.com/the-crucial-difference-between-pickled-and-fermented/
http://www.whfoods.com/genpage.php?tname=foodspice&dbid=126
http://www.health.com/health/gallery/0,,20532821,00.html#more
https://draxe.com/sauerkraut/