Di beberapa tahun terakhir, peneliti telah membuat banyak kemajuan dalam penelitian kanker payudara, dan meskipun masih banyak pertanyaan yang harus dijawab sebelum kami bisa secara total mengeliminasi penyakit ini, kini kami memiliki pemahaman lebih dari sebelumnya.

Berikut enam penemuan kanker terbaik tahun ini: 

1) Kombinasi obat berhasil mengalahkan tumor kanker payudara dalam 11 hari

Di bulan Maret, kombinasi dua obat kanker, transtuzumab dan lapatinib, ditemukan dapat mengeliminasi kanker payudara pada 11% pasien dalam 11 hari, menurut penelitian yang diadakan di Institute of Cancer Research, London. Pada beberapa pasien, kombinasi obat yang menyebabkan tumor hilang hingga titik yang sama dengan kemoterapi sehingga tidak lagi dibutuhkan.

Obat ini bekerja melalui HER2, protein yang membantu tumor kanker positif HER2 untuk tumbuh. Meskipun penelitian ini masih di tahap awal, hasil penelitian mengarahkan kepada terapi kanker untuk melawan kanker payudara positif HER2 tanpa kemoterapi.

2) Tes darah untuk kanker payudara

Umumnya, pemeriksaan mammogram digunakan untuk mendeteksi kanker payudara, dan dapat diperiksa kembali dengan biopsi invasif. Namun, ada kemungkinan tersedianya tes darah untuk kanker payudara, menurut penelitian yang diadakan bulan kemarin.

Peneliti menemukan bahwa isotop karbon-13 dan nitrogen-15, ketika dalam proporsi yang sesuai dalam sampel jaringan, dapat menunjukkan jika jaringannya bersifat kanker atau tidak. Penemuan ini membuat dokter – kemungkinan dalam beberapa tahun ke depan – dapat juga memonitor kanker payudara selain hanya mendeteksinya.

3) Teridentifikasinya “kelemahan” kanker payudara HER2 

Karena terapi kanker sekarang dapat hanya mendeaktivasi sementara sel kanker, kanker payudara HER2 dapat melakukan reaktivasi kapan pun dan hal ini yang membuat sulit untuk melawan kanker HER2. Bahkan yang lebih parah, beberapa bentuk invasif kanker payudara, jumlah HER2 berlebih dapat menyebabkan tidak terkontrolnya pertumbuhan sel yang kemudian meningkatkan kesulitan dokter.

Namun, dalam penelitian terbaru peneliti telah menemukan apa yang membuat terapi antibodi gagal menghancurkan HER2. Mereka mencatat bahwa protein RAS mereaktivasi sinyal pertumbuhan dari reseptor HER2 dan mereka telah berhasil mendesain senyawa protein yang dapat mengikat reseptor HER2 dan memblok sinyal pertumbuhan ini.

Menurut Andreas Plucthun, peneliti yang ikutserta dalam penelitian, dengan mengidentifikasi “Kelemahan sel kanker positif HER2” ini dapat menjadi batu loncatan untuk terapi kanker yang lebih efektif, dan berpotensi menyembuhkan pasien kanker.

4) Penemuan lima gen baru untuk personalisasi obat

Di awal tahun ini, lima gen tambahan kanker payudara berhasil ditemukan peneliti dari Welcome Trust Sanger Institute dan European Bioinformatics Institute. Mereka juga menemukan 13 mutasi yang memengaruhi perkembangan tumor. Penemuan ini dapat membantu pasien kanker dengan profil genom kanker tertentu sehingga dokter dapat mengidentifikasi terapi yang akan diberikan kepada pasien kanker payudara dengan pengobatan yang terbaik.

Selain menemukan gen baru, pasien kanker payudara banyak memberi kontribusi dengan ikutserta dalam proyek untuk pengumpulan informasi mengenai penyakitnya. Tujuannya adalah untuk mengumpulkan petunjuk molekul dan genetik sejumlah besar pasien kanker payudara metastatik dan dari ribuan data ini, peneliti dapat membentuk target terapi baru.

5) Seorang remaja menemukan kemungkinan solusi untuk kanker payudara tipe ‘Tiga Negatif’

Kanker payudara tipe ‘Tiga Negatif’, tidak seperti kanker payudara tipe lain yang memilki reseptor sel permukaan, merupakan sebuah tantangan dalam membentuk rancangan terapi; karena selain membutuhkan kombinasi pembedahan, terapi radiasi, dan kemoterapi, prognosis kanker payudara tipe ‘Tiga Negatif’ masih sangat rendah.

Namun, ini tidak menghentikan Krtin Nithiyanandam, seorang remaja Inggris berusia 16 tahun, yang menemukan bagaimana cara menghentikan sel kanker tipe ‘Tiga Negatif’ dari melakukan diferensiasi menjadi bentuk yang lebih berbahaya. Ia juga menemukan bagaimana cara memperlambat pertumbuhan tumor dan membuat kemoterapi pada tumor kanker ‘Tiga Negatif’ menjadi lebih efektif.

6) Progesteron alami dapat memperpanjang kehidupan pasien

Menambahkan hormon wanita, progesteron, dapat memberikan manfaat terapi standar kanker payudara, menurut peneliti Australia dan AS.

Normalnya, kanker payudara disebabkan estrogen, terapi standar hanya menargetkan pada reseptor estrogen. Peran estrogen dalam menyebabkan pertumbuhan tumor sudah diketahui secara luas tetapi tidak untuk progesteron.

Meskipun demikian, peneliti telah mengidentifikasi obat baru yang menargetkan reseptor progesteron tertentu dan melawan aksi estrogen kanker payudara, sehingga pertumbuhannya dapat dicegah dan diperlambat. MIMS

Sumber:
http://www.medicaldaily.com/5-biggest-breast-cancer-breakthroughs-2016-399946
http://www.medicaldaily.com/breast-cancer-awareness-2016-10-facts-you-should-know-about-disease-399801
http://www.telegraph.co.uk/news/2016/08/27/16-year-old-teen-devises-way-to-make-deadly-breast-cancer-more-t/
http://www.telegraph.co.uk/news/2016/06/03/most-exciting-cancer-treatment-since-chemotherapy-could-save-pat/
https://www.statnews.com/2016/10/03/breast-cancer-crowdsourcing/
http://www.asianscientist.com/2016/06/health/progesterone-hormone-breast-cancer-treatment/