Mencari bantuan medis untuk gangguan mental sama pentingnya dengan memeriksakan diri ke dokter untuk gangguan fisik. Sepanjang sejarah, dokter banyak menghadapi gangguan aneh yang dialami pasien.

Meskipun demikian, ada beberapa gangguan mental yang sangat tidak biasa dan sulit untuk dipercaya. Berikut lima contohnya.

1. Sindrom Cotard

Sindrom Cotard merupakan gangguan psikiatrik dimana seseorang percaya bahwa ia sudah meninggal atau tidak ada lagi di dunia. Gangguan ini muncul akibat depresi, gangguan tidur kronis atau psikosis obat.

Seorang wanita yang menderita sindrom Cotard percaya bahwa tubuhnya sudah tidak ada sehingga ia percaya ia tidak memerlukan makanan. Ia menganggap dirinya tidak bisa mati karena ia dikutuk. Akhir cerita, ia kemudian diketahui meninggal karena kelaparan.

2. Sindrom Capgras

Sindrom Cotard dan Capgras keduanya dipercaya muncul akibat adanya pembagian di otak antara daerah otak yang menyadari visual wajah dan daerah yang berhubungan dengan respon emosi setelah menyadari visual wajah tersebut. Pada gangguan ini, seseorang berpikir ada seorang penipu atau seseorang yang identik yang menggantikan kehidupannya. Kondisi ini bisa muncul pada pasien skizoprenia atau cedera kepala traumatis.

Dalam satu kasus, seorang wanita berusia 74 tahun percaya bahwa suaminya telah berubah menjadi orang asing. Ia menolak untuk tidur bersamanya, mengunci kamarnya di malam hari dan meminta sebuah senjata untuk berjaga-jaga. Ia bisa dengan mudah mengenali anggota keluarga lain tetapi tidak bisa mengenali suaminya sendiri.

3. Paramnesia reduplikatif

Pada paramnesia reduplikatif, pasien seringkali percaya bahwa ada tempat atau lokasi yang sama di dua atau lebih tempat berbeda, atau mereka merasa dipindahkan ke tempat lain meskipun secara fisik tampak sama. Kemungkinan gangguan ini muncul akibat kerusakan di hemisfer otak kanan dan pada lobus frontal.

Seorang ahli neurologis Arnold Pick pertama menggunakan istilah "paramnesia reduplikatif" di tahun 1903 ketika ada pasien penderita Alzheimer yang menyebutkan bahwa ia telah dipindahkan dari satu klinik ke klinik lain. Ia menyebutkan bahwa dua klinik tersebut tampak identik tetapi berada di dua tempat berbeda dan bahwa staf medis yang ada di sana juga bekerja di dua lokasi tersebut.

4. Sindrom lima

Sindrom lima muncul ketika penculik merasa simpatik akan harapan dari sandera mereka. Nama ini dibuat saat krisis sandera Jepang tahun 1996 di Lima, Peru.

14 anggota Gerakan Revolusioner Tupac Amaru menangkap ratusan diplomat, orang pemerintah dan militer dan pemilik bisnis besar sebagai sandera. Namun, dalam hitungan beberapa hari, hampir semua sandera dilepaskan. Setelah gagal bernegosiasi, sisa sandera lain pun kemudian dilepaskan.

Belum jelas apakah sindrom Lima muncul akibat perasaan bersalah atau keragu-raguan moral.

5. Lycanthropy

Lycanthropy merupakan kondisi langka dimana penderitanya mengkhayalkan bahwa mereka berubah menjadi hewan tertentu dan beberapa juga bahkan bersikap seperti hewan. Istilah lycanthropy pertama kali muncul dari mitos Yunani saat Raja Lycaon berubah menjadi serigala sebagai hukuman karena menantang dewa.

Kondisi ini biasanya muncul akibat skizoprenia, gangguan suasana hati psikotik dan psikosis disebabkan substansi tertentu. Ilmuwan mengatakan bahwa kondisi ini mungkin bermula dari mimpi yang kemudian memengaruhi pikiran penderitanya secara keseluruhan. MIMS

Bacaan lain:
6 kasus aneh dalam dunia kesehatan
Seorang wanita alergi ke suaminya sendiri karena gangguan autoimun langka
8 kecanduan yang aneh di dunia
Mantan pengidap kanker mengalami penderitaan mental dan finansial


Sumber:
http://listverse.com/2007/10/13/top-10-bizarre-mental-disorders/ 
http://www.alternet.org/personal-health/12-quirky-mental-disorders-you-havent-heard-about 
http://www.medscape.com/features/slideshow/culture-synd 
http://www.medscape.com/features/slideshow/rare-psych 
http://hubpages.com/health/10-Bizarre-Mental-Health-Illnesses-You-Probably-Didnt-Know-About