Tahukah Anda, beberapa tren yang ada sekarang ini lebih banyak yang merugikan daripada yang menguntungkan? Berikut beberapa tren yang harus Anda pikirkan dua kali sebelum memutuskan untuk melakukannya.

1. Minyak kelapa - tidak semua kelapa sama

Ada berjuta-juta manfaat minyak kelapa yang ditawarkan di pasar, mulai dari minuman, minyak kelapa dan bahkan produk kecantikan - ada yang menyebut memiliki manfaat seperti untuk menurunkan berat badan, mencegah penyakit Alzheimer dan mencegah penuaan.

Panduan terakhir dari American College of Cardiology tidak mendukung penggunaan minyak kelapa ini karena berpotensi menghambat arteri. Meskipun manfaatnya banyak, Kirstin Kirkpatrick, manajer Cleveland Clinic Wellness Institute, percaya bahwa masih diperlukan banyak penelitian sebelum bisa menyebut kelapa sebagai superfood.

"Hanya karena kita pikir banyak manfaat kesehatan, bukan berarti Anda bisa menggunakan satu botol minyak kelapa untuk memasak," katanya.

"Minyak kelapa bukan 'superfood'," kata Andrew Freeman, seorang dokter kardiologi dan direktur di National Jewish Health di Kolorado. "Daging kelapa sendiri kemungkinan bukan makanan yang baik, tetapi ketika Anda mulai mengeluarkan minyak dari tanaman ini - inilah saat dimana Anda akan menemukan masalah. Saya tidak sepenuhnya yakin mengapa ini bisa terjadi."

2. Kaldu tulang - jiwa makanan obat?

Ingkatkah Anda ketika Anda sakit flu dan nenek Anda akan menghabiskan waktu seharian untuk merendam tulang berdaging untuk membuat kaldu obat? Sekarang, kaldu tulang banyak disebut sebagai tonik untuk kesehatan dan kulit yang bagus.

Meskipun demikian, peneliti menyatakan kemampuan ajaib sebagai penyembuh atau pengembali kolagen merupakan pernyataan yang berlebihan. William Percy, seorang profesor asosiasi di University of South Dakota, meragukan bahwa kolagen dalam tulang dan sendi dalam kaldu tulang akan mengembalikan sistem tubuh Anda.

Penelitian di tahun 2013 menunjukkan bahwa tulang berdaging kemungkinan mengandung logam berat dan kaldu tulang bisa membawa risiko yang menyebabkan kontaminasi.

Meskipun kaldu tulang tampaknya sangat terkenal sebagai pemicu imunitas, membantu sistem pencernaan dan penyembuh luka atau bahkan sebagai detoks hati, "itu hanya sekadar kaldu biasa" yang tanpa dukungan bukti penelitian, menurut Linda Antinoro, seorang ahli makanan di Brigham and Women's Hospital.

3. Buat tujuan berat badan yang ingin diturunkan - Hindari

Ketika ingin menurunkan berat badan, kita seringkali percaya apa yang dikatakan guru kita - bahwa Anda bisa menurunkan 20 kilogram dengan cepat hanya dalam waktu beberapa bulan.

"Membuat tujuan untuk menurunkan 30 atau 50 pounds tidak direkomendasikan," kata Elisabetta Politi, seorang direktur nutrisi dari Duke Diet and Fitness Center di Duke University.

Orang-orang seringkali kecewa ketika tidak mendapat hasil yang mereka inginkan. Penurunan berat badan merupakan proses yang panjang dan terus-menerus, katanya, dan bisa membantu jika kita memulainya dengan tujuan yang lebih rendah dan lebih bisa dicapai seperti berjalan selama 15 menit setiap hari dan berhati-hati akan asupan makanan.

Menurut Politi, acara TV seperti "The Biggest Loser" yang berisi pelatih, ahli nutrisi dan koki bekerja di balik layar, bisa salah mengarahkan orang biasa dengan berpikiran bahwa penurunan berat badan dalam waktu sebentar merupakan hal yang mungkin dilakukan.

"Ini sangat tidak membantu khususnya orang-orang yang bekerja dan tidak bisa menghabiskan banyak waktunya untuk secara total mengontrol berat badan mereka," katanya. MIMS

Bacaan lain:
Ahli memperingati bahaya telur giok Gwyneth dan selebriti lain
Apakah tidak sarapan lebih baik untuk tubuh?
Orang overweight memiliki otak "10 tahun lebih tua" daripada orang normal
Mengapa apoteker perlu berhenti memberikan gelas dan sendok ukur


Sumber:
http://www.wdef.com/2017/01/14/health-trends-not-worth-keeping-2017-2/
http://www.huffingtonpost.com/2014/04/22/coconut-oil-healthy_n_5167057.html
http://www.npr.org/sections/thesalt/2015/02/10/384948585/taking-stock-of-bone-broth-sorry-no-cure-all-here
http://www.today.com/food/i-tried-bone-broth-week-here-s-what-happened-t75226articles.mercola.com/sites/articles/archive/2013/12/16/bone-broth-benefits.aspx
http://thetab.com/us/bu/2016/10/10/15-lies-ruin-workout-8067