Di samping beragam keluhan negatif dan bayang-bayang malpraktek dalam dunia kedokteran, faktanya, kedokteran masih menjadi program studi paling banyak diminati di Indonesia.

Jumlah perguruan tinggi di Indonesia yang memiliki program studi atau jurusan kedokteran (pendidikan dokter) S1 yang sudah terakreditasi Ban-pt ada sebanyak 71 perguruan tinggi. Setiap tahunnya ada sekitar 4.000 sarjana kedokteran (S. Ked) baru dan 3.200 dokter muda.

Di antara 71 universitas jurusan kedokteran tersebut, terdapat 16 universitas yang menjadi universitas terbaik jurusan kedokteran. Fakultas tersebut diklasifikasikan sebagai yang terbaik berdasarkan akreditasi ban-pt dengan peringkat A dan tahun menerima akreditasi.

1. Universitas Sebelas Maret - Surakarta (2010)

2. Universitas Andalas - Padang (2011)

3. Universitas Udayana - Denpasar (2012)

4. Universitas Padjajaran - Bandung (2012)

5. Universitas Diponegoro - Semarang (2012)

6. Universitas Lampung - Bandar Lampung (2013)

7. Universitas Hasanuddin - Makassar (2013)

8. Universitas Sriwijaya - Palembang (2013)

9. Universitas Indonesia - Jakarta (2014)

10. Universitas Gadjah Mada - Yogyakarta (2014)

11. Universitas Brawijaya - Malang (2014)

12. Universitas Airlangga - Surabaya (2014)

13. Universitas Islam Indonesia - Yogyakarta (2012)

14. Universitas Atma Jaya - Jakarta (2014)

15. Universitas Tarumanegara - Jakarta (2015)

Akreditas Ban-pt berguna untuk menilai kualitas dan fasilitas pendidikan kedokteran yang ada di Indonesia. Demi mencegah peraupan uang besar dari mahasiswa namun mengabaikan kelayakan dan kepatutan pendidikan.

Selain itu, jumlah dokter saat ini sudah berhasil memenuhi rasio ideal: 1 dokter untuk 2.500 warga, Namun demikian, masih banyak wilayah di luar Jawa yang kekurangan suplai dokter.

"Warga butuh dokter, maka Negara hanya perlu mengirim dokter, bukan membentuk fakultas kedokteran," kata Satryo. MIMS

Bacaan lain:
5 poin penting BPJS yang perlu diketahui oleh tenaga kesehatan
5 dokter yang rela pergi berkelana demi pasien
5 dokter dan mahasiswa kedokteran yang mengubah disabilitas menjadi sebuah kesempatan
5 Inspirasi bacaan untuk tenaga kesehatan