Endometriosis merupakan kondisi yang mengganggu hingga 10% dari semua wanita dan seringkali menyebabkan nyeri serius dan infertilitas. Endometriosis terjadi saat sel pelapis rahim pindah ke bagian lain tubuh seperti usus atau lambung dan mengalami proliferasi di sana. Meskipun tidak fatal dalam hampir kebanyakan kasus, namun kondisi ini tetap menurunkan kualitas hidup wanita penderita. Nyerinya sangat parah sehingga paien endometriosis mungkin akan menghabiskan waktu beberapa hari hingga minggu di atas kasur, tidak sanggup melakukan aktivitas harian. Dengan demikian tidak ada pengobatan permanen untuk kondisi ini, tetapi bisa diobati dan nyeri bisa diatasi secara efektif.

National Institute for Health and Care Excellence (NICE) sekarang sudah mengeluarkan panduan lengkap untuk membantu tenaga kesehatan; khususnya dokter untuk mendiagnosis dan mengobati endometriosis. Panduan ini menggaris bawahi pilihan terapi yang tersedia dan tahapan yang jelas dibutuhkan saat pasien menunjukkan gejala endometriosis.

Nyeri pelvis merupakan gejala kunci

Tenaga kesehatan seringkali tidak menyadari nyeri pelvis sebagai salah satu gejala endometriosis, tetapi inilah sebenarnya bagaimana penyakit endometriosis menunjukkan keberadaannya. Gejalanya bisa muncul bersamaan dengan gejala standar seperti nyeri yang berhubungan engan menstruasi, rasa sakit saat berhubungan seksual, gerakan usus yang menyakitkan, darah dalam urin, nyeri saat urinasi dan infertilitas.

Di samping itu semua, panduan juga merekomendasikan untuk menyarankan pasien agar mencatat rasa nyeri dan gejala yang berhubungan dalam catatan harian sehingga diagnosis lebih mudah dibuat. Komunikasi harus dilakukan secara terbuka dan terus terang untuk lebih memahami gejala, dan kondisi ini juga harus diikuti oleh pemeriksaan abdominal dan/atau pelvis.

NICE: Jangan menunda diagnosis

Menurut NICE, wanita harus menunggu sekitar 7,5 tahun sejak saat mereka memeriksakan diri ke dokter hingga mendapat diagnosis. Pada umumnya dibutuhkan sekitar empat hingga 10 tahun untuk banyak wanita memahami kondisi apa yang sebenarnya mereka derita dan bagaimana cara mendapat terapi yang benar. Panduan ini dikeluarkan untuk menurunkan periode waktu yang panjang ini dan meningkatkan kesadaran dokter mengenai pentingnya diagnosis yang tepat waktu, karena tertundanya diagnosis bisa memicu perkembangan kondisi dan semakin lamanya nyeri pada pasien.

Menurut Profesor Mark Baker yang merupakan Direktur Pusat Panduan di NICE, endometriosis bukan kondisi yang mudah untuk didiagnosis, karena gejalanya sangat bervariasi antar wanita yang satu dengan yang lain, dan tidak banyak gejala spesifik endometriosis. Panduan ini diharapkan bisa membantu mempermudah dokter, khususnya dokter umum untuk membangun diagnosis secepat mungkin dengan merekomendasikan prosedur diagnosis seperti MRI, ultrasound dan menguji kadar CA125 serum.

Manajemen gejala yang efektif

Panduan NICE dengan jelas menunjukkan bahwa endometriosis tidak memiliki efek penyembuh atau terapi yang permanen. Namun, nyeri bisa ditangani dengan beberapa obat, seperti analgesik dan obat hormonal. Selain itu, prosedur operasi, seperti laparoscopy bisa digunakan untuk mengambil penempelan sel yang mengganggu.

Dengan adanya publikasi panduan dari NICE, diharapkan organisasi medis bisa membantu tenaga kesehatan yang tidak yakin bagaimana cara menangani endometriosis dan mengambil keputusan terapinya. Selain itu, dalam panduan juga terlampir bagan interatif yang akan mengarahkan ke proses diagnosis dan terapi, sehingga akan lebih mudah digunakan bagi tenaga kesehatan. MIMS

Bacaan lain:
Foto Instagram untuk diagnosis depresi
Dokter gagal mendiagnosis kebocoran apendiks pada seorang anak berusia empat tahun
Panduan baru tidak merekomendasikan prosedur operasi lutut yang paling banyak dilakukan di dunia

Sumber:
https://www.nice.org.uk/news/article/suspect-endometriosis-in-women-with-chronic-pelvic-pain-says-nice
https://www.news-medical.net/news/20170906/New-guidelines-explain-how-to-reduce-delays-in-endometriosis-diagnosis.aspx
https://www.thesun.co.uk/news/4402681/gps-putting-womens-fertility-at-risk-by-failing-to-diagnose-endometriosis-quick-enough-watchdog-warns/
https://www.nice.org.uk/guidance/ng73